JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Polres Sukoharjo Siagakan Sniper

Polres Sukoharjo Siagakan Sniper

433
BAGIKAN

Empat unit Closed Circuit Television (CCTV) juga dipasang di wilayah Kartasura guna memantau situasi.

GELAR PASUKAN- Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya didampingi Kapolres AKBP Ade Sapari meninjau kesiapan pengamanan arus mudik dalam gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2013 di halaman Setda, Kamis (1/8). Joglosemar | Murniati
GELAR PASUKAN- Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya didampingi Kapolres AKBP Ade Sapari meninjau kesiapan pengamanan arus mudik dalam gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2013 di halaman Setda, Kamis (1/8). Joglosemar | Murniati

SUKOHARJO- Polres Sukoharjo menyiagakan sniper atau penembak jitu dalam Operasi Ketupat Candi 2013. Empat unit Closed Circuit Television (CCTV) juga dipasang di wilayah Kartasura guna memantau situasi.

Hal itu disampaikan Kapolres Sukoharjo, AKBP Ade Saparise seusai melakukan gelar pasukan Operasi Ketupat Candi di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Sukoharjo, Kamis (1/8). Dirinya menyebutkan, langkah tersebut ditempuh agar pelaksanaan mudik yang berada di wilayah Sukoharjo bisa terkendali dan aman.

“Dalam Operasi Ketupat Candi 2013, kami tetap menyiagakan sniper dan memasang empat CCTV di jalur Kartasura. Titik tersebet kami pilih lantaran wilayah Kartasura merupakan titik yang diprediksi termacet di Sukoharjo,” kata dia.

Dengan CCTV itu, pihaknya bisa setiap saat memonitor kondisi arus lalu lintas di sana. Jika nantinya tingkat kemacetan sangat tinggi, pihaknya akan menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas. Di mana, kendaraan dari arah Semarang menuju Solo akan dialihkan melalui pertigaan Ngasem ke Colomadu.

Di sisi lain, sejumlah petugas juga disiagakan di sejumlah titik. Menurut Kapolres, per 100 meter jalur utama mudik akan dijaga oleh petugas pagar betis. “Kalau nantinya terjadi kemacetan, petugas akan membantu mengatur lalu lintas. Dengan demikian, kemacetan tidak akan semakin parah,” ujarnya.

Disinggung mengenai Pos Pengamanan Terpadu (Pospam), ada lima titik yang disediakan oleh Polres. Yakni pertigaan Ngasem, Simpang tugu Joglosemar (Yogyakarta Solo Semarang), Simpang empat Kartasura, Telukan, dan Nguter. Khusus Nguter, letak Pospam berbeda dengan tahun lalu. Di mana, Pospam Songgorunggi dipindah menuju ke sekitaran Pasar Nguter. Hal ini didasarkan pada tingkat kemacetan di pasar yang lebih tinggi dari Songgorunggi. Bahkan, rencananya akan dipasang CCTV pada arus mudik tahun depan.

Di tempat yang sama, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengimbau kepada semua pemudik untuk selalu mengedepankan keselamatan. Sebagai penunjang fasilitas mudik, pemerintah membangun Pospam. “Kalau sudah merasa capek, istirahat dulu. Jangan dipaksakan melanjutkan perjalanan. Silakan beristirahat di Pospam dan rest area yang ada di Sukoharjo,” kata dia.

Dandim 0726/ Sukoharjo Letkol Inf Jimmy Ramoz Manalu menambahkan, siap membantu Polri dalam melaksanakan Operasi Ketupat Candi 2013. Sebagai wujud sumbangsihnya, Kodim menyiapkan dua orang personel di setiap pos yang ada. “Kami juga menyiapkan satu Satuan Setingkat Peleton (SST) di Makodim.  Mereka kami siagakan untuk mengantisipasi jika ada gangguan keamanan,” ujar Jimmy. Murniati