Pramuka PNS Diminta Tak Cuma Simbol

Pramuka PNS Diminta Tak Cuma Simbol

551
Pramuka PNS Diminta Tak Cuma Simbol
Pramuka PNS

SRAGEN—Pemkab Sragen mencanangkan program wajib Pramuka bagi semua PNS di lingkungan Pemkab terhitung mulai tanggal 14 Agustus kemarin. Tak hanya sekadar memakai seragam, para abdi negara juga diwajibkan menjiwai dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam program kegiatan tersebut.

Hal itu ditegaskan oleh Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman saat memimpin upacara Pencanangan Wajib Pramuka Bagi Siswa dan Pegawai di Lingkungan Pemkab Sragen pada peringatan HUT ke-52 Pramuka di Alun-alun Pemkab Sragen, Rabu (14/8). “Kata kuncinya adalah kesadaran pembelaan masyarakat miskin dan bela rasa. Bukan hanya simbol pakaian tapi konkret dan riil membumi,” katanya usai memimpin upacara.

Bupati juga meminta semua PNS ikut terlibat langsung dalam hal menghidupkan, mengembangkan, dan merealisasikan kesadaran membela sesama lewat Pramuka. Misalnya dengan mengikuti kegiatan perkemahan Pramuka pada waktu tertentu.

Baca Juga :  Avanza Rombongan Mahasiswa Duel Dengan Bus Gandhos di Sragen, Ini Daftar Korbannya

Selain itu ia berharap pejabat dalam hal ini kepala dinas bisa menjadi bapak angkat dari Gugus Depan (Gudep) sekolah. Termasuk kepala sekolah diharapkan bisa lebih peduli terhadap kegiatan Pramuka yang dinilai bisa menjadi proyek perekayasa masa depan dan penguatan karakter siswa. “Generasi muda sekarang itu sudah mulai kehilangan karakter dan watak karena banyak tontonan di televisi. Maka kami canangkan Pramuka menjadi bagian penting dan utama. Bukan lagi gerakan pinggiran,” tegasnya.

Pencanangan gerakan wajib Pramuka itu juga dihadiri jajaran Muspida seperti Kapolres AKBP Dhani Hernando, Dandim 0725/Srg Letkol (Inf) R Wahyu Sugiyarto, seluruh pejabat Satker dan pengurus Pramuka kabupaten. Seusai membaca sambutan, Bupati juga memberikan lencana Melati, lencana Darma Bakti diterima Suharsono dan Sumardi, terakhir lencana Pancawarsa diserahkan kepada Joko Saryono dan Suwarno.

Baca Juga :  Ngeri, Disambar Kereta Api 360 Ton, Jasad Kakek Asal Kerjo Ini Sungguh Mengenaskan

Sekda Sragen Tatag Prabawanto menambahkan sebagai realisasi dari program tersebut, terhitung mulai tanggal 14 Agustus, selain wajib berseragam Pramuka pada hari Kamis masing-masing satuan kerja juga diminta membuat gugus darma. “Jiwa ketulusan, mengerjakan tugas tanpa pamrih, jiwa gotong-royong dan jiwa korsa itulah yang diharapkan bisa dimiliki PNS,” tegasnya. Wardoyo

BAGIKAN