JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Pendidikan Profil Izzun Nafis Ibadik Persembahkan Perak tuk Indonesia Lewat Matematika

Profil Izzun Nafis Ibadik Persembahkan Perak tuk Indonesia Lewat Matematika

449
Izzun Nafis Ibadik
Izzun Nafis Ibadik

Mata pelajaran Matematika bagi sebagian orang mungkin dianggap sebagai pelajaran yang menyulitkan. Namun tidak sedikit pula yang justru menyukai ilmu hitung menghitung ini, seperti Izzun Nafis Ibadik. Siswa kelas VIII Program Khusus SMP Al Islam I Solo, ini bahkan berhasil meraih medali perak kategori kelas tujuh dalam ajang 9th International Mathematics Contest (IMC) pada 3 Agustus 2013 lalu di Singapura.

Perjuangan Izzun di Singapura tidaklah mudah. Sebelum menuju IMC, ia harus lolos seleksi yang digelar  Klinik Pendidikan MIPA (KPM). Di Singapura pun ia harus bersaing dengan perwakilan dari China, Hongkong, India, Singapura, Malaysia dan Taiwan.

“Sebelum sampai ke perlombaan international ada tahapan seleksi, yang pertama penyisihan wilayah Solo, setelah itu dilanjutkan seleksi tingkat nasional digelar di Bogor dan baru lolos ke Singapura. Saya juga tidak mengira kalau bisa lolos ke IMC karena hanya mendapatkan peringkat 49 dari 50 peserta se-Indonesia,”ujar putra pasangan Asyari Sofyan dan Noor Katriwati ini.

Bagi Izzun, ajang IMC ini adalah ajang internasional pertamanya, karenanya ia menjadi sangat antusias. “Sebenarnya soalnya itu tidak sulit, tetapi selama 90 menit dalam mengerjakannya saya merasa terburu-buru, jadi kurang memahaminya. Saya sendiri bersyukur bisa mempersembahkan perak untuk Indonesia,” ungkapnya.

Izzun pun membeberkan rahasianya agar bisa lebih menyukai Matematika. “Buat saya ketika mengerjakan soal Matematika dan berhasil menemukan jawabannya akan merasa puas, kalau belum menemukan jawabannya saya jadi penasaran. Jadi buat teman-teman yang masih merasa kesulitan dengan matematika jangan menganggap Matematika itu sulit dan dalam mengerjakannya harus dipahami,” imbuhnya.

Siswa kelahiran Karanganyar, 9 April 2000 yang bercita-cita menjadi peneliti teknologi ini pun memiliki harapan, di antaranya agar dapat meraih juara satu dalam perlombaan, karena sejauh ini Izzun baru bisa meraih juara dua. Selain itu, Izzum juga berharap dapat lolos dalam ajang The Asia Inter-Cities Teenagers Mathematics Olympiad (AITMO) di Bogor bulan Desember mendatang.  Maya Lupita Adriana

BAGIKAN