JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Ratusan Warga Tarubatang Demo Tuntut Pelantikan Kades

Ratusan Warga Tarubatang Demo Tuntut Pelantikan Kades

359
BAGIKAN
DEMO-Ratusan warga Desa Tarubatang Kecamatan Selo kembali menggelar aksi demo menuntut kepastian pelantikan Kades terpilih setempat, Purwanto, Selasa (27/8). Joglosemar|Ario Bhawono
DEMO-Ratusan warga Desa Tarubatang Kecamatan Selo kembali menggelar aksi demo menuntut kepastian pelantikan Kades terpilih setempat, Purwanto, Selasa (27/8). Joglosemar|Ario Bhawono

BOYOLALI –Ratusan warga Desa Tarubatang, Kecamatan Selo kembali menggelar aksi demo  dan menggeruduk balaidesa setempat, Selasa (27/8). Ratusan warga tersebut terus menuntut kepastian pelantikan Kepala Desa (Kades) terpilih, Purwanto, yang hingga kini tak kunjung dilantik.

Demo berlangsung sejak pagi. Massa yang datang dengan sepeda motor dan juga belasan mobil bak terbuka meluruk  balai desa setempat. Saat itu suasana langsung panas karena massa sudah terlanjur emosi, sehingga oleh Camat Selo Sumanto, warga diajak untuk beraudiensi dengan Muspika setempat.
Aksi terus berlanjut ke kantor Pemkab Boyolali dengan pengawalan ketat polisi dibantu jajaran Kodim dan Satpol PP. Suasana panas dan ricuh sempat mengiringi audiensi warga dengan jajaran Pemdes Setda Boyolali. Bahkan massa sempat menggebrak-gebrak pintu gerbang karena tidak mendapat kepastian mengenai pelantikan Purwanto sebagai Kades terpilih.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pilkades Tarubatang, Sarbini, berupaya menjelaskan kepada perwakilan warga alasan pelantikan Purwanto sebagai Kades terpilih. Ia mengatakan pelantikan Purwanto masih terganjal kasus ijasah palsu. Sedangkan saat ini kasus tersebut masih ditangani polisi. Ia mengatakan pelantikan akan dilakukan setelah  ada keputusan hukum dari pengadilan. Hanya saja penjelasan Sarbini tidak diterima oleh warga. Ratusan warga tersebut tetap menuntut pelantikan segera dilaksanakan.

Situasi pun menjadi deadlock hingga akhirnya jajaran Muspika Selo memutuskan untuk membawa panitia maupun perangkat desa untuk beraudiensi dengan Pemkab Boyolali. Ratusan warga Desa Tarubatang pun turut menyertai ke kantor Pemkab Boyolali. Massa datang dengan naik truk dan angkutan bak terbuka sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung menggelar orasi sebelum audiensi. Selain menuntut agar segera ada pelantikan, warga juga menuntut supaya laporan ijasah palsu dicabut. Jika tidak dipenuhi, Badan Perwakilan Desa (BPD), Perangkat Desa dan Panitia mengancam akan mogok kerja. “

Sayangnya, hasil audiensi dengan Bagian Pemdes juga tak menghasilkan kepastian kapan pelantikan Purwanto akan dilakukan. Menurut Kabag Pemdes Setda Boyolali, Susilo Hartono, proses administrasi tahapan Pilkades Tarubatang sudah sesuai aturan. Hanya saja terkait persyaratan, sampai kemarin Kades terpilih Purwanto belum juga menunjukkan ijasah setingkat SMP yang menjadi salah satu persyaratan sehingga Pemkab belum dapat melakukan pelantikan. “Persoalan ini akan kami sampaikan ke Bupati yang memiliki kewenangan melantik atau tidak, karena posisinya dilematis jika dilantik akan melanggar Perda tetapi jika tidak nanti berhadapan dengan masyarakat,” jelas dia.  Ario Bhawono