JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Rekrutmen CPNS Umum Gunakan Sistem Komputer

Rekrutmen CPNS Umum Gunakan Sistem Komputer

356
BAGIKAN

ilustrasi cpns 2SRAGEN—Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sragen menginformasikan daftar nominatif honorer kategori 2 (K2) yang akan mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013 akan turun dalam empat pekan ke depan. Sementara, untuk rekrutmen CPNS formasi umum, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memastikan mulai 2013 ini semua daerah penyelenggara rekrutmen CPNS mulai menerapkan sistem tes dengan aplikasi komputer atau Computer Assisted Test (CAT).

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Sragen, Tugiyono, Kamis (29/8). Kepada Joglosemar ia mengatakan informasi terakhir dari Kemenpan, daftar honorer K2 yang akan mengikuti seleksi CPNS 2013 akan diturunkan ke daerah dalam empat pekan ke depan. Namun, jadwal tahapan pelaksanaan seleksi sudah mulai dirilis di website Kemenpan.

Berdasarkan data terakhir, jumlah nominatif honorer K2 Kabupaten Sragen yang diajukan ke Kemenpan sebanyak 2.105 orang. Namun, hingga kini BKD belum mendapat kepastian mengenai teknis pengangkatan maupun jumlah honorer K2 yang akan diangkat.

Selain itu, Tugiyono juga menyampaikan berdasarkan surat Menpan No B- 432/M.PAN.RB/7/2013 yang diterima belum lama ini, mulai tahun 2013 semua daerah penyelenggara rekrutmen CPNS diharapkan menyesuaikan untuk mulai menggunakan seleksi dengan sistem komputer atau CAT. Dalam surat itu juga disampaikan, sistem CAT akan menjadi wajib pada tahun 2014 nanti.

“Intinya mulai 2013 ini daerah yang melakukan rekrutmen CPNS harus memakai sistem komputer. Hanya saja, bagaimana aplikasinya dan teknisnya, belum dijelaskan secara detail. Ini baru pemberitahuan penggunaannya saja. Tujuannya menjamin pelaksanaan seleksi yang kompetitif, objektif, transparan, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme, serta tidak dipungut biaya,” urainya.

Sementara, mengenai peluang Sragen menggelar rekrutmen CPNS jalur umum 2013, Tugiyono menguraikan besar kemungkinan tahun ini Sragen tidak mendapatkan kuota. Alasannya, rasio beban anggaran untuk belanja pegawai masih di atas 50 persen dari total APBD. Namun untuk kepastiannya, pihaknya masih menunggu surat tertulis dari Kemenpan yang diperkirakan akan disampaikan bersamaan dengan penyerahan listing nominatif K2. Wardoyo