Retribusi Pasar Turun Rp 400 Juta

Retribusi Pasar Turun Rp 400 Juta

382
Ilustrasi
Ilustrasi

SUKOHARJO-Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melaporkan adanya penurunan retribusi sebesar Rp 400 juta. Penurunan tersebut karena penggratisan retribusi los dan kios pasar darurat Ir Soekarno per 18 Mei, lalu. Hal itu disampaikan Ketua TPAD Sukoharjo, Agus Santosa dalam rapat Badan Anggaran (Banggar), Rabu (14/8). Disampaikan Agus, ada sejumlah pendapatan yang naik, namun ada juga yang turun. “Khusus pada retribusi pelayanan pasar, terjadi penurunan sebesar Rp 400 juta,” kata dia.

Selain dari sisi retribusi pelayanan pasar, penurunan juga terjadi pada retribusi izin trayek sebesar Rp 6 juta, Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD BKK) sebesar Rp 631,752 juta, Badan Usaha Milik Daerah Badan Kredit Desa (BUMD BKD) sebesar Rp 58,21 juta, penjualan kendaraan dinas roda dua sebesar Rp 30 juta. “Dana perimbangan juga ada yang mengalami penurunan. Yang jelas, total pendapatan daerah yang mengalami pengurangan sebesar Rp 8,27 miliar,” ujarnya.

Selain pengurangan, ada pendapatan daerah yang mengalami penambahan dengan total Rp 98,59 miliar. Pos itu terdapat pada pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak pengambilan bahan galian golongan c/pajak mineral bukan logam dan batuan. Penambahan juga diberlakukan pada PT Bank Jateng, Penjualan rumah jabatan/rumah dinas/gedung kantor, penjualan kendaraan dinas roda empat, pendapatan BLUD RSUD, retribusi pemakaian kekayaan daerah, terminal serta penjualan ternak afkir. “Penambahan juga terjadi pada dana perimbangan serta pendapatan lain-lain yang sah,” kata Agus.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Banggar DPRD Sukoharjo, Jaka Wuryanta tidak mempermasalahkan penurunan pendapatan pada pos retribusi pelayanan pasar. Pertimbangannya, hal itu menjadi dampak molornya pembangunan Pasar Ir Soekarno. “Kalau pembangunannya tidak molor, tentunya retribusi tidak akan dibebaskan dan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pos itu bisa tercapai,” kata Jaka.

Sekadar mengingatkan, Pemkab menggratiskan retribusi los kios serta parkir kepada pedagang pasar darurat Ir Soekarno per 18 Mei 2013. Hal itu sebagai hasil keputusan dari audiensi antara Pemkab Sukoharjo dengan pedagang pasar di Graha Satya Praja (GSP), Jumat (14/5). Murniati

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR