Sampah Naik 90 Persen

Sampah Naik 90 Persen

527

Kenaikan volume sampah sebanyak 30 persen setiap harinya, kalau tiga hari kan jadi 90 persen” Hasta Gunawan | Kepala DKP Kota Surakarta

VOLUME SAMPAH MENINGKAT--Truk pengangkut sampah mengantre untuk membongkar muatannya di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo, Senin (12/8). Tingkat konsumsi masyarakat yang meningkat saat lebaran membuat volume sampah di Kota Solo juga ikut meningkat. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
VOLUME SAMPAH MENINGKAT–Truk pengangkut sampah mengantre untuk membongkar muatannya di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo, Senin (12/8). Tingkat konsumsi masyarakat yang meningkat saat lebaran membuat volume sampah di Kota Solo juga ikut meningkat. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

JEBRES-Libur Lebaran kemarin telah menaikkan volume sampah di Kota Solo dengan drastis, hingga 90 persen. Pada beberapa Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di wilayah Jebres yakni di Kentingan dan Jagalan, sampah sampai membeludak ke badan jalan dan cukup mengganggu.

Salah satu sopir truk sampah yang enggan disebut namanya saat dijumpai Joglosemar, Senin (12/8) di TPA Putri Cempo mengaku dipusingkan dengan sampah yang menumpuk. Ia harus mengakut berkali-kali.

Baca Juga :  17 PKL Minta Balik Selter Sriwedari

“Mumet, Mas, biasanya sekali angkut ini bolak-balik,” ujarnya, Senin (12/8).

Kepala Dinas Kebersihan Dan Pertamanan (DKP)Kota Surakarta, Hasta Gunawan sendiri, saat dikonfirmasi mengatakan, kenaikan volume sampah 90 persen itu merupakan akumulasi selama tiga hari.

Hasta menduga hal itu terjadi lantaran adanya penumpukan sampah di rumah penduduk selama libur Lebaran. Pasalnya, sejumlah petugas kebersihan tidak menjalankan tugas sejak Lebaran hingga H+3.

Baca Juga :  Rutan Tahanan Pamerkan Hasil Karya Warga Binaan

“Kenaikan volume sampah sebanyak 30 persen setiap harinya, kalau tiga hari kan jadi 90 persen,” ujarnya, Senin (12/8).

Dijelaskan, pada hari biasa, dalam satu hari pihaknya mengakut sampah menuju TPA Putri Cempo sebanyak 250 ton sampah. Ia juga menambahkan, pemudik dan tempat wisata setidaknya menyumbang kenaikan sampah sebesar enam  ton per hari. Karena penumpukan sampah tersebut dia mengaku harus bekerja lebih ekstra. * Arief Setiyanto

BAGIKAN