JOGLOSEMAR.CO Lifestyle Kesehatan Sekilas tentang Injeksi Vitamin C

Sekilas tentang Injeksi Vitamin C

869
BAGIKAN
Dr. Kristian Sanjaya, M. Biomed (AAM)--Dokter umum yang mendalami anti aging, Klinik Benning
Dr. Kristian Sanjaya, M. Biomed (AAM)–Dokter umum yang mendalami anti aging, Klinik Benning

Mungkin sudah banyak masyarakat yang mengetahui adanya cara memutihkan badan dengan melakukan injeksi vitamin C. Injeksi vitamin C ini secara ilmiah memang bisa dibuktikan untuk mencerahkan kulit. Dokter umum yang mendalami anti aging, Klinik Benning, Dr. Kristian Sanjaya, M. Biomed (AAM) menjelaskan, vitamin C akan mampu melawan genesi atau perubahan sel warna kulit seperti melanin. Vitamin C akan mengurangi terbentuknya melanin yang berwarna hitam kecokelatan dan memperbanyak terbentuknya pheomelanin yang berwarna kuning kemerahan. “Yang pertama Vitamin C ini akan mengurangi terbentuknya melanin di kulit,” jelasnya.

Dijelaskannya, vitamin C juga merupakan co factor dalam pembentukan tiga enzim tubuh yang bertanggungjawab terhadap sintesis collagen. Sehingga akan membantu terbentuknya collagen, yang bisa menjadikan kulit lebih kencang, lebih elastik dan lebih lembab. Dengan vitamin C ini kulit juga lebih sehat dan bisa memantulkan sinar matahari yang bisa menjadikan kulit tampak lebih cerah. “Dengan memantulkan sinar matahari ini sehingga kulit tampak lebih cerah,” paparnya.

Selain itu, vitamin C ini juga merupakan antioksidan kuat, sehingga bisa melindungi kulit dari paparan radikal bebas. Vitamin C akan mampu menangkal paparan sinar matahari, khususnya paparan sinar ultraviolet yang merugikan. “Meskipun manfaat yang ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut,” terang dia.

Vitamin C juga dapat merangsang pembentukan Super Ocid Dismutase (SOD). SOD ini akan meningkatkan kemampuan kulit dalam meningkatkan perlindungan dari sinar UV. Tentunya, penggunaan vitamin C ini harus disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya dan dikonsultasikan dengan dokter.

Dia menambahkan, selama ini berkembang persepsi di masyarakat yang menyatakan bahwa kelebihan vitamin C akan memicu terbentuknya batu ginjal. Namun, ternyata hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikannya. Sehingga penggunaan suntik vitamin C ini relatif aman. Hanya saja perlu konsultasi dengan dokter mengenai dosisnya. Jangan sampai penggunaan suntik vitamin C terlalu banyak, karena bisa menyebabkan hipervitaminosis. “Tentunya dosis juga harus disesuaikan dengan kebutuhan,” terang dia. Tri Sulistiyani