JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Nasional Suap Rp 8 M, KPK Tangkap Bos SKK Migas

Suap Rp 8 M, KPK Tangkap Bos SKK Migas

292
BAGIKAN
Rudi Rubiandini
Rudi Rubiandini

JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini karena kasus penyuapan, Selasa (13/8) malam.

KPK langsung menetapkan Rudi sebagai tersangka, Rabu (14/8), bersama dua orang lain yakni Devriardi alias Ardi yang berperan sebagai kurir dan Simon Tanjaya, petinggi perusahaan minyak Kernel Oil Pte Ltd sebagai penyuap. Rudi diduga menerima suap dalam uang dollar AS dan dolar Singapura dengan total nilai setara Rp 8,1 miliar serta gratifikasi motor gede (Moge) merk BMW.

Rudi seusai pemeriksaan mengaku telah menerima gratifikasi. “Saya tidak melakukan korupsi, tetapi saya kelihatan masuk masalah gratifikasi,” kata Rudi sesuai diperiksa di Gedung KPK Jakarta, Rabu malam.

Rudi mengungkapkan ketika ditangkap Tim KPK di rumahnya, ada seorang teman yang datang membawa uang. “Biar proses hukum yang membuktikan. Nanti kita tunggu proses berikutnya,” kata Rudi.

Operasi tangkap tangan dilakukan Selasa (13/8) malam. Kronologi penangkapan bermula dari Simon memberikan uang 400.000 dolar AS kepada Ardi pada Rabu (14/8) sekitar 16.00 WIB di City Plaza untuk diberikan kepada Rudi. Ardi dan Rudi kemudian berjanji bertemu di kediaman Rudi di Jalan Brawijaya nomor 8, Jakarta.

Sekitar pukul 21.00 WIB, Ardi datang ke rumah Rudi dengan menggunakan motor gede merek BMW lengkap dengan BPKB. Setelah “transaksi”, Ardi kemudian pulang diantar sopir Rudi menggunakan mobilnya dan meninggalkan motor BMW itu. Sesaat kemudian, penyidik KPK menyergap dan membawa Ardi kembali ke rumah Rudi. Uang 400.000 dolar AS berhasil disita. Dalam penggeledahan lanjutan di kediaman Rudi menemukan uang 90.000 dolar AS, 127.000 dolar Singapura, serta 200.000 dolar AS di rumah Ardi.

Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono langsung memberhentikan sementara Rudi Rubiandini sebagai Kepala SKK Migas. “Presiden sudah menandatangani Keppres Nomor 93 Tahun 2013 yang berisi pemberhentian sementara Rudi Rubiandini sebagai Kepala SKK Migas,” kata Menteri ESDM Jero Wacik. Untuk selanjutnya, menurut Jero, Presiden menunjuk Wakil Kepala SKK Migas Johanes Widjonarko untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala SKK Migas.

Jero menambahkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus hukum yang menimpa Rudi ke KPK. Ia juga mengaku, tidak tahu tentang Kernel Oil Pte Ltd.

Kernel Oil Pte Ltd merupakan salah satu perusahaan niaga (trader) minyak mentah yang terdaftar di SKK Migas. Terkait perniagaan minyak mentah, SKK Migas tidak secara langsung melakukan penjualan dari minyak yang diproduksikan. SKK Migas menunjuk pihak ketiga sebagai penjual minyak bagian negara.

Indonesia memproduksi minyak sekitar 800.000 barel per hari. Sebanyak 85 persen merupakan bagian negara. Dari 85 persen bagian negara tersebut sekitar 70-80 persen masuk ke kilang PT Pertamina (Persero) dan sisanya diekspor. SKK Migas mengekspor minyak sisa bagian negara itu melalui pihak ketiga seperti Kernel Oil.  Antara | Detik