Tak Kuat Nanjak, Truk Gilas Perangkat Desa

Tak Kuat Nanjak, Truk Gilas Perangkat Desa

254
Ilustrasi
Ilustrasi

SRAGEN—Kecelakaan tragis terjadi di jalur tanjakan Dukuh Sunggingan, Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, Sragen, Minggu (4/8) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Sebuah truk pengangkut batu yang tak kuat menanjak mendadak tergelincir masuk ke jurang sedalam 5 meter.

Tragisnya, sebelum terjun ke jurang, truk sempat nyeruduk dan melindas seorang pengendara sepeda motor yang ada di belakangnya. Korban yang diketahui sebagai Kaur Keuangan Desa Sukorejo, Ali Sutrisno (60) sempat terseret 7 meter sebelum akhirnya meninggal dengan kondisi tubuh mengenaskan. Sang sopir yang terjun ke jurang diketahui luka cukup serius.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula ketika korban yang mengendarai sepeda motor AD 6603 CY, berniat menghadiri acara Asar Keliling (Sarling) yang digelar di Dukuh Sambi. Setiba di jalur tanjakan, kebetulan di depannya melaju truk AD 1316 HU yang dikemudikan oleh Suharno (48).

Kondisi jalur yang menanjak dengan kemiringan hampir 50 derajat membuat truk sarat muatan batu itu mulai kepayahan. Mendekati puncak tanjakan, truk tak bisa bergerak lagi dan mendadak terhenti. Melihat truk terhenti, Ali yang berada di belakangnya terpaksa hanya bertahan di belakang truk.

Baca Juga :  Belasan Peternak Tanon, Sragen Jadi Korban Sindikat Dagang Sapi Kurban. 3 Peternak Dibuang di Jalan, 6 Sapi Dilarikan

Dalam kondisi darurat, sang sopir mencoba bertahan dan berusaha sekuat tenaga memacu gas truknya. Sayang, upayanya gagal membuahkan hasil. Alih-alih bisa maju, rem penahan truk malah jebol. Truk itu pun justru meluncur mundur tanpa bisa terkendali lagi.

Nahas, Ali yang tepat berada di belakang truk tak lagi bisa menghindar. Truk langsung menghantam sepeda motornya hingga membuatnya terjatuh dan terlindas truk. Kaur Kesra itu terseret hampir 7 meter bersama sepeda motornya hingga ringsek tak berbentuk. Korban meninggal di lokasi kejadian dengan kondisi tubuh mengenaskan.

Sementara pengendara motor lain yang ada di belakang korban berhasil menghindar dan lolos dari serudukan truk. Truk kemudian terjun ke jurang sedalam 5 meter dengan posisi terbalik. Beruntung, pengemudinya hanya mengalami luka-luka. “Jaraknya terlalu dekat jadi nggak bisa menghindar lagi. Motor dan Pak Ali tergilas sejauh 7 meter. Tubuhnya remuk. Setelah menggilas lalu truk masuk ke jurang. Tapi sopirnya kelihatannya hanya luka,” ujar Kades Sukorejo, Sukrisno, yang tiba ke lokasi sesaat setelah kejadian.

Baca Juga :  Gara-gara Trek-trekan Liar, 2 Pelajar di Sragen Ringsek Gasak Pohon. Satu Pelajar Tewas, Satunya Kritis

Kasie Kesra Kecamatan Sambirejo, Untung Darmadi membenarkan saat itu Ali sedang perjalanan menuju Desa Sambi, Sambirejo, untuk mengikuti kegiatan Sarling yang dihadiri bupati. Menurut rekan-rekan perangkat lainnya, korban diketahui berangkat terpisah dari perangkat desa lainnya. Selesai divisum, jasad korban langsung diserahkan ke pihak kerabat dan dimakamkan di pemakaman setempat.

Kapolres Sragen AKBP Dhani Hernando melalui Kasat Lantas AKP Dudi Pramudia membenarkan adanya kecelakaan di jalur tanjakan tersebut. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan diduga dipicu oleh kondisi truk bermuatan batu yang tak kuat menanjak dan kemudian meluncur mundur dan menggilas pengendara motor di belakangnya. “Jarak antara pengendara motor dan truk sangat dekat sehingga tidak bisa menghindar ketika truk mendadak ngglondor. Truk akhirnya masuk ke jurang,” ujar AKP Dudi. Wardoyo

BAGIKAN