JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Market Tebusan Emas di Pegadaian Meningkat

Tebusan Emas di Pegadaian Meningkat

360
ilustrasi
ilustrasi

SOLO- Transaksi penebusan emas logam mulia di Pegadaian Kota Solo, mulai merambat naik hingga 30 persen menyusul tingginya kebutuhan masyarakat memasuki H-6 Lebaran 2013.

Kepala Cabang Kantor Pegadaian Cokronegaran, Nur Wakhid mengatakan, kenaikan transaksi penebusan emas mulai terlihat sejak tiga hari lalu dimana sejumlah warga di wilayah Widuran berdatangan ke counter layanan penjualan dan pembelian emas di Pegadaian Cokronegaran.

“Kini, kita melihat situasinya seperti itu. Dan memang, sejak tiga hari lalu ada kenaikan order penebusan emas logam mulia sebesar 30 persen dibanding bulan lalu,” ujar Wakhid, saat dihubungi Joglosemar, Jumat (2/8).

Naiknya transaksi emas, disebabkan meningkatnya kebutuhan masyarakat Solo menjelang perayaan Lebaran. Karena arus mudik Lebaran tinggal menyisakan beberapa hari lagi, kata Wakhid, maka membuat sebagian warga mempersiapkan segala kebutuhan finansialnya guna membiayai perjalanan pulang kampung.

“Dan mayoritas konsumen kita, sekarang berminat menebus emas logam mulai yang ukuran 5 dan 10 gram karena nilai penarikannya tak terlalu mahal,” jelas Wakhid.

Adanya kenaikan order penebusan emas tersebut, dikarenakan pada tahun ini ada perubahan perilaku konsumen dimana aksi gadai didominasi dari sektor order penebusan daripada pembiayaan kredit masyarakat.

Pasalnya, harga jual emas dunia masih labil sehingga mengakibatkan harganya merosot drastis sampai ke level terendah sejak lima bulan terakhir.

Memasuki H-6 Lebaran, Pegadaian Cokronegaran mulai Jumat (2/8) juga merilis pola penjualan emas bersertifikat Pegadaian. Untuk klasifikasi emas yang ditawarkan bagi konsumen, ialah ukuran 5 gram, 10 gram dan 25 gram.

“Ini artinya, kita sekarang sudah bisa melayani penjualan emas dengan menggunakan sertifikat secara mandiri. Jadi, kita bisa mencetak barangnya sendiri ke Peruri tanpa harus mengorder ke Antam. Kita persilakan konsumen mencoba membelinya, karena stok barangnya sudah ada di Solo sejak Jumat pagi,” ungkap Wakhid.

Sementara itu, Manager Usaha Lain, Kantor Pegadaian Purwotomo, Sri Amiyati, juga mengungkapkan kondisi serupa. Saat ini, sudah terlihat potensi peningkatan transaksi penebusan emas sekitar 10 persen lebih.

“Saking banyaknya yang nebus emas, bahkan kita kerap over kapasitas saat menyetorkan pendapatan kita dari sektor penebusan ini ke bank-bank di Solo,” tandas Amiyati.  Fariz Fardianto

BAGIKAN