Terlalu Semangat Nyimpan Duit

Terlalu Semangat Nyimpan Duit

579

TERLALU SEMANGAT NYIMPEN DUITPegang duit banyak memang nyenengkeh. Tapi kalau terlalu banyak dan bukan kebiasaan, apalagi bukan uang milik sendiri, jelas bikin mumet. Hal itu pernah dialami Dul Kenthut beberapa bulan lalu.

Bagaimana tidak mumet, jumlahnya mencapai lebih dari Rp 10 juta. Seumur-umur Dul Kenthut belum pernah memegang uang sebanyak itu. Apalagi uang itu juga bukan miliknya.

Kebetulan adiknya minta tolong pada Dul Kenthut untuk menjualkan motornya. Nah, uang hasil penjualan motor itulah yang saat itu dipegang Dul Kenthut. Kebetulan lagi, adiknya ternyata baru pergi ke Jakarta. “Mbok uangnya dimasukkan ke tabungan saja ta, Pak. Daripada kamu mumet gitu,” saran Yu Cebret, istrinya.

“Dimasukkan tabungan piye ta, Bu? Wong lusa juga sudah diambil adikku,” tukas Dul Kenthut.

“Ya wis, kalau ndak mau nyimpan di tabungan, kamu harus menjaganya dengan baik. Jangan sampai digondol maling,” sahut Yu Cebret. Dul Kenthut hanya manggut-manggut mengiyakan, meskipun ia sebenarnya cukup resah. Apalagi baru beberapa bulan sebelumnya seorang tetangganya kemalingan berupa uang dalam jumlah yang cukup besar.

Malam harinya, Dul Kenthut harus menghadiri acara rapat RT. Istrinya juga harus datang karena kebagian tugas menyiapkan hidangan rapat. Jelas rumahnya kosong tak ada yang jaga. Karena khawatir dengan keselamatan uang simpanannya, Dul Kenthut berpikir keras tempat yang pas untuk menyimpan uangnya. Ia pun mendapat ide menyimpan uangnya di dalam mesin cuci. Menurutnya, maling tidak mungkin ngubekubek mesin cuci.

Singkat cerita, Dul Kenthut pulang dari rapat dan langsung tidur. Begitu bangun, ia kebingungan bukan main karena lupa tempat menyimpan uang. Istrinya pun kelabakan dan mengira uang tersebut benar-benar hilang. Yu Cebret baru bisa bernapas lega saat ia hendak mencuci baju.

Begitu membuka mesin cuci, matanya langsung tertuju pada bungkusan plastik dalam mesin cuci. Benar saja, begitu dibuka ternyata isinya uang yang sedang dicari. Meski lega, Yu Cebret ngamuk-ngamuk dengan cara suaminya menyimpan uang.

BAGIKAN