JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Tersangka Perusakan Balaidesa Dlingo Dilimpahkan ke Kejari

Tersangka Perusakan Balaidesa Dlingo Dilimpahkan ke Kejari

216
BAGIKAN
Balai Desa Dlingo Kecamatan Mojosongo dirusak massa tidak dikenal hingga berantakan. Diduga pengrusakan terkait Pilkades ulang desa setempat, Senin (1/7).
Balai Desa Dlingo Kecamatan Mojosongo dirusak massa tidak dikenal hingga berantakan. Diduga pengrusakan terkait Pilkades ulang desa setempat, Foto diambil Senin (1/7).

BOYOLALI- Kasus perusakan Balai Desa Dlingo Kecamatan Mojosongo yang merupakan buntut Pilkades setempat terus dilanjutkan oleh Polres Boyolali. Berkas tiga tersangka kasus perusakan saat ini sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk proses hukum selanjutnya.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto melalui Kasatreskrim AKP Dwi Haryadi mengungkapkan, berkas perkara tiga tersangka pelaku perusakan itu sudah dilimpahkan ke Kejari beberapa hari kemarin. “Berkas sudah kami limpahkan, tinggal menunggu proses selanjutnya,” ungkap Kasat, Jumat (23/8).

Tiga tersangka tersebut yakni Widodo alias Kiwil, Ahmad, dan Narsono alias Jack. Ketiganya merupakan warga Desa Dlingo. Tersangka Widodo merupakan pelaku pembakaran ban mobil bekas di ujung balaidesa serta pelaku pengrusakan lampu teras Balai Desa.

Sedangkan tersangka Ahmad, ikut melempari Balai Desa dengan batu dan tersangka Narsono alias Jack, diketahui ikut melempari Balai Desa dengan menggunakan batu bata mengenai kaca nako hingga pecah. Narsono juga diketahui sebagai pelaku perusakan genteng garasi hingga hancur.

Selain ketiga tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah Barang Bukti (BB) di antaranya yakni batang bambu, pecahan kaca nako, kaca lampu, batang pepaya, ban mobil bekas, balok kayu, serta batu dan batu bata.

Sementara itu terkait aktor intelektual kasus perusakan tersebut, menurut Kasatreskrim hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan. Kasat membantah tegas adanya intervensi kasus perusakan itu dengan Pilkades Dlingo yang berakhir dengan kemenangan calon tunggal Kamis (22/8) kemarin. “Tidak ada intervensi, penanganan kasus sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Kasat.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, belasan massa merusak Balai Desa Dlingo saat panitia Pilkades tengah rapat persiapan Pilkades ulang ketiga. Tiga orang warga akhirnya diamankan polisi terkait kasus tersebut. Sedangkan Pilkades ulang putaran keempat akhirnya dimenangkan oleh Tahanta, sebagai calon tunggal. Ario Bhawono