Truk Trailer Ngglondor Masuk Parit

Truk Trailer Ngglondor Masuk Parit

1404
TRUK MASUK PARIT-Truk trailer nahas ngglondor dan terjungkal masuk parit di Jalan Solo-Semarang, tepatnya di barat Terminal Sunggingan tengah diderek, Sabtu (31/8). Joglosemar | Ario Bhawono
TRUK MASUK PARIT-Truk trailer nahas ngglondor dan terjungkal masuk parit di Jalan Solo-Semarang, tepatnya di barat Terminal Sunggingan tengah diderek, Sabtu (31/8).
Joglosemar | Ario Bhawono

BOYOLALI-Dalam sehari terjadi dua kecelakaan di ruas Jalur Solo-Semarang di lokasi yang berbeda, Sabtu (31/8). Kecelakaan pertama melibatkan mobil pikap Suzuki Carry yang menghantam bus dari belakang di depan Mapolres Boyolali, kemudian kecelakaan kedua menimpa truk trailer yang ngglondor masuk ke parit dekat SPBU barat terminal Sunggingan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun dua orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 13.15 WIB, saat itu sebuah truk trailer B 9273 RD yang dikemudikan Widodo (40), warga Kebonharjo, Tanjung Mas, Semarang tengah melaju dari arah Solo menuju Semarang. Sesampainya di lokasi kejadian, ada kerusakan dengan pompa oli remnya, sehingga sopir berhenti untuk memperbaiki.

Baca Juga :  Universitas Boyolali Bagikan Bibit Pohon Produktif

Saat berhenti, sopir tidak lupa mengganjal roda trailer yang saat itu kosong supaya tidak ngglondor. Namun ternyata truk tiba-tiba saja tetap ngglondor ke belakang. Meski sopir berupaya membanting setir ke kiri, namun truk malah masuk ke parit sedalam lima meter.

Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Namun akibat kejadian itu, lalu lintas jalur utama Solo-Semarang sempat tersendat. Apalagi untuk mengevakuasi badan truk harus menggunakan alat berat.

Terpisah, kecelakaan kedua terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, tepatnya di depan Mapolres Boyolali. Kecelakaan terjadi saat Bus PO Budi Rahayu AD 1463 AD yang dikemudikan Edi Subagyo melaju dari arah Boyolali ke Solo. Ketika itu, baru saja menurunkan penumpang, namun saat hendak melaju kembali tiba-tiba langsung ditabrak dari belakang oleh mobil pikap AD 1804 MD yang dikemudikan Is Yulianto (43), warga Ngaliyan, Desa Bendan, Kecamatan Banyudono. Saat itu, Yulianto bersama Sri Endah Yuliani (39). “Saat hendak jalan lagi tiba-tiba dari belakang langsung ditabrak carry,” terang Edi Subagyo.

Baca Juga :  Universitas Boyolali Bagikan Bibit Pohon Produktif

Benturan keras pun terjadi hingga membuat bagian belakang bus ringsek. Akibat tabrakan tersebut bagian depan pikap juga ringsek dan sopir serta penumpangnya terluka. Kedua korban segera dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis lebih lanjut.

Kasatlantas Polres Boyolali AKP Alil Rinenggo didampingi Kanitlaka Aiptu S Widodo mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam dua kecelakaan di atas. “Lebih lanjut penyebab kecelakaan masih kami selidiki,” imbau dia. Ario Bhawono

BAGIKAN