JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Akademia Undip Fokus Pendidikan Karakter

Undip Fokus Pendidikan Karakter

408
BAGIKAN

“Setiap program studi diwajibkan memberikan materi pendidikan karakter sebanyak 10 jam per semester. Sementara ini dirintis untuk mahasiswa baru.”

Warsito

Pembantu Rektor III Undip

Universitas Diponegoro (Undip)
Universitas Diponegoro (Undip)

SEMARANG—Universitas Diponegoro Semarang mematok perkuliahan tentang pendidikan karakter kepada mahasiswa setidaknya 10 jam pembelajaran pada setiap semesternya. “Setiap program studi diwajibkan memberikan materi pendidikan karakter sebanyak 10 jam per semester. Sementara ini dirintis untuk mahasiswa baru,” kata Pembantu Rektor III Undip, Warsito di Semarang, Rabu (14/8).

Menurut dia, pemberian materi pendidikan karakter tersebut tidak sebatas diberikan melalui pembelajaran tatap muka, tetapi yang terpenting ditanamkan melalui pembiasaan-pembiasan dan peneladanan.

Ia menjelaskan bahwa para mahasiswa baru pada awal-awal masuk kuliah harus mengikuti semacam pembekalan pendidikan karakter selama tiga hari setelah mahasiswa menjalani masa orientasi. “Mahasiswa baru Undip mulai masuk pada tanggal 26 Agustus 2013. Selama tiga hari pertama ikut orientasi yang berkaitan dengan akademik. Pada tanggal 29-31 Agustus 2013 dilanjutkan pembekalan pendidikan karakter,” katanya.

 

Menghormati Dosen

Meski sudah diberikan pembekalan pendidikan karakter pada awal masuk kuliah selama tiga hari, dia mengaku tidak lantas penanaman pendidikan karakter terhenti, tetapi harus diberikan secara berkelanjutan.

“Setidaknya harus ada assessment secara rutin untuk memantau perilaku keseharian mahasiswa di kampus, misalnya bagaimana menghormati dosen, kawannya, membuang sampah sembarangan atau tidak,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, pemberian materi pendidikan karakter lanjutan diserahkan kepada masing-masing program studi yang sehari-harinya lebih mengetahui mahasiswanya dengan beban minimal 10 jam pembelajaran per semester. “Ya, tidak mesti harus diberikan lewat pembelajaran di kelas. Bisa dilakukan di luar kelas, seperti lewat pembiasaan. Dosen harus memberikan keteladanan yang baik atas perilakunya terhadap mahasiswa,” katanya.

Nilai-nilai perjuangan Pangeran Diponegoro, yakni berani, jujur, dan peduli, kata Warsito, harus ditanamkan kepada setiap mahasiswa Undip, kemudian nilai positif lainnya, seperti kepemimpinan dan kewirausahaan.  Antara