UNS Bantu Ganjar Kembangkan UKM

UNS Bantu Ganjar Kembangkan UKM

291
KULIAH UMUM-Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan kuliah umum pada calon mahasiswa baru Diploma-3 (D-3) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta di aula setempat, Selasa (27/8). Joglosemar/Yuhan Perdana
KULIAH UMUM-Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan kuliah umum pada calon mahasiswa baru Diploma-3 (D-3) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta di aula setempat, Selasa (27/8). Joglosemar/Yuhan Perdana

SOLO—Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan membantu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM). Hal ini diungkapkan oleh Rektor UNS, Prof Dr Ravik Karsidi MS. “Kami akan membantu beliau sesuai dengan keunggulan yang dimiliki UNS, UNS memliki enam unggulan salah satunya adalah pengembangan UKM,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (27/8).

Selain pengembangan UKM, lanjut Ravik, UNS juga akan akan mengambil teknologi rekayasa kedelai dan energi terbarukan. Menurut Ravik, Ganjar pernah mengundang enam Perguruan Tinggi (PT) swasta dan negeri dan memberikan rancangan draf dalam pengembangan Jawa Tengah. Setelah Ganjar resmi dilantik ditindak lanjuti agenda 18 yang dirancang dan dipilih sesuai dengan keunggulan PT masing-masing. “Kita siap membantu dan siap ambil bagian tentu dengan PT lain yang mau bergabung,” lanjutnya.

Baca Juga :  Meriahnya Saat Yayasan Marsudirini Surakarta Gelar Aneka Lomba

Sementara itu, Ganjar Pranowo mengungkapkan dalam menyelesaikan problem di Jawa Tengah, dia memang mengajak PT untuk ikut andil. Dia menyebutnya dengan berbagi dosa. Saat memasuki tahap kerja teknokratis inilah PT akan mulai diajak bersama-sama untuk bergerak. “Menjajaki pola kerja sama konteksnya adalah tanggung jawab untuk mengatasi problem pemerintahan Jawa Tengah. UNS ini saya yakin punya keunggulan untuk pengembangan UKM hingga seni dan budaya,” katanya.

Baca Juga :  Meriahnya Ratusan Siswa Ikuti Literasi Bersama Joglosemar di SMPN 1 Masaran Sragen

Menurutnya, semakin banyak PT terlibat akan semakin ringan beban Gubernur. Tugasnya sebagai Gubernur adalah politik anggaran dan poliitik legislatif agar dalam keberjalanannya tidak melanggar aturan. “Seperti UNS yang akan membantu mengembangkan UKM ini saya tidak main-main karena kita akan memasuk Asean Economic Comunity (AEC) pada tahun 2015. Kalau kita tidak main kita kalah. karena saya kerja dengan UNS dan kita harus juara,” tambahnya. Rahayu Astrini

BAGIKAN