Walikota Launching E-tiketing di Terminal Tirtonadi

Walikota Launching E-tiketing di Terminal Tirtonadi

241

Penguapan Retribusi Bisa Dicegah

MEMANTAU LALU LINTAS--Walikota SOlo, FX Hadi Rudyatmo didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Solo, Yosca Herman Soedradjad (kanan) memantau arus lalu lintas menggunakan fasilitas telepon VPN mobile di rest area Jurug, Solo, Jumat (2/8). Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
MEMANTAU LALU LINTAS–Walikota SOlo, FX Hadi Rudyatmo didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Solo, Yosca Herman Soedradjad (kanan) memantau arus lalu lintas menggunakan fasilitas telepon VPN mobile di rest area Jurug, Solo, Jumat (2/8). Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

BANJARSARI-Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo memastikan, dioperasikannya boarding pass dengan sistem e-tiketing di Terminal Tirtonadi mampu mengeliminir terjadinya penyimpangan dari sektor retribusi peron. Di samping itu, sistem itu diharapkan  mampu meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang.

“E-tiketing ini sudah tidak bisa dimain-mainkan, karena terkontrol dengan boarding pass itu sendiri, ” terang Rudy di sela-sela soft launching  E-tiketing di terminal Tirtonadi, Jumat (2/8).

Dengan demikian, menurut Rudy, nantinya penguapan atau penyimpangan retribusi yang dulunya masih bisa terjadi, bisa dicegah.  Selain penguapan, Rudy mengklaim, sistem itu mampu meningkatkan pelayanan kepada para calon penumpang bus.

Baca Juga :  Uniknya “Klinik Pit” Gratis di Solo, Servis Sepeda Bayar dengan Barang Bekas

“Ini memberikan pelayanan yang lebih baik dibandingkan terminal lain. Penumpang tidak perlu masuk melalui pintu lain, melainkan hanya melewati boarding pass, di sini keamanan dan kenyaman penumpang sudah terjamin,” tuturnya.

Rudy mengatakan, dengan sistem itu, tidak akan terjadi makelar tiket bus yang berjubel. Yang keberadaannya justru sering mengganggu kenyamanan para calon penumpang.

Disinggung mengenai masih banyaknya calon penumpang terutama para lansia yang justru kesulitan dengan sistem baru ini, Rudy mengatakan, nantinya pihak terminal akan terus melakukan sosialisasi sampai sistem e-tiketing itu bisa dioperasionalkan dengan lancar.

Baca Juga :  Pemkot Mutasi Puluhan PNS Pekan Depan, Ini Penjelasan Walikota

“Nanti ada petugas yang menyosialisasikan dan berkomunikasi dengan calon penumpang,” ujar Rudy.

Besaran retribusi karcis masuk terminal sebesar Rp 500. Menurut Kasubag TU Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) terminal Tirtonadi Eko Agus Susanto pemasukan dari retribusi masuk itu bisa mencapai Rp 18 juta dalam sehari. Jumlah itu sebagaimana terjadi pada H-7 kemarin.

“Saat H-7 untuk retribusi karcis mencapai Rp 18 juta, dan setiap hari kita setorkan,” ungkap Eko kepada Joglosemar.  * Ari Purnomo

BAGIKAN