Warga Diminta Waspadai Serangan ISPA

Warga Diminta Waspadai Serangan ISPA

221
ilustrasi
ilustrasi

KLATEN – Memasuki masa pancaroba antar musim, warga Klaten diminta mewaspadai serangan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Adanya perubahan suhu dan banyaknya debu pada saat pancaroba menjadi penyebab utama terjangkitinya ISPA.

Dari informasi yang dihimpun Joglosemar, ISPA menyerang sejumlah warga di Desa Ngandong, Kecamatan Gantiwarno, Klaten. Musim pancaroba menjadi faktor penyebab serangan penyakit tersebut. Penyakit tersebut terjadi sejak dua hari terakhir. Berdasarkan laporan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pembantu Gantiwarno, sejak dua hari terakhir banyak masyarakat yang datang untuk berobat, mayoritas warga mengeluhkan penyakit ISPA. “Penyakit ISPA terjadi karena pengaruh pergantian musim (pancaroba). Ekstrem­nya cuaca ini membuat potensi penyakit tersebut mendominasi menyerang kepada masyarakat,” ujar Petugas Puskesmas Gantiwarno, Junedi kepada wartawan, Rabu (14/8).

Baca Juga :  Tjokro Hotel Klaten, Upacara Sembari Mengenalkan Ikon Lurik Klaten

Junedi mengatakan terjadi peningkatan kunjungan pasien penderita ISPA pasca Lebaran. Rata-rata warga yang berobat adalah anak-anak dan orangtua. Sebagian merupakan pemudik yang juga terserang ISPA pada saat perjalanan mudik. “Banyak warga setiap hari datang ke puskesmas. Mereka mengeluhkan sakit pada saluran pernapasan (ISPA). Mereka rata-rata menderita penyakit ini sejak dua hari terakhir,” ujarnya. Angga Purnama

Baca Juga :  Tjokro Hotel Klaten, Upacara Sembari Mengenalkan Ikon Lurik Klaten
BAGIKAN