JOGLOSEMAR.CO Hiburan Selebritis Wonderful Kontemporer dari Pincuk Bikin Terkagum

Wonderful Kontemporer dari Pincuk Bikin Terkagum

314
HIBUR PENGUNJUNG-Sajian kesenian Wonderfull Kontemporer yang ditampilkan Sanggar Pincuk Balekambang menghiasi event Bakdan Ing Balekambang, Selasa (13/8).
HIBUR PENGUNJUNG-Sajian kesenian Wonderfull Kontemporer yang ditampilkan Sanggar Pincuk Balekambang menghiasi event Bakdan Ing Balekambang, Selasa (13/8).

Gempuran teknologi tak bisa terhindarkan. Arus informasi dan teknologi membombardir seluruh dimensi kehidupan. Hal ini berimplikasi pada selera masyarakat. Pun dengan kesenian, harus bisa melakukan inovasi untuk memberikan suguhan masyarakat masa kini.

Hal ini pula yang terlihat dalam pementasan Sanggar Pincuk Balekambang saat menyajikan tarian Wonderful Kontemporer di kawasan Taman Balekambang, Selasa (13/8). Tetap bernafaskan kesenian tradisi, namun sajian dari sanggar ini mampu melakukan inovasi cerdas yang bisa menyita perhatian para pengunjung.

Diiringi musik perkusi dan dipadukan suara seruling serta kendhang Jawa mampu menciptakan suatu kombinasi suara yang ritmis untuk didengar. Terlebih lagi kehadiran tiga orang penari wanita cantik, yang membawakan beberapa tarian seperti tari Jaranan, Tari Bali, dan masih banyak lagi. Rata-rata tarian yang disajikan merupakan gerak rancak.

Tak hanya tarian tradisi namun tarian modern juga ditampilkanya. Terlihat dengan atraksi jungkir balik dan menari dengan badan mengayang membuat penonton berdecak betapa lenturnya ketiga penari ini. Ada pula seorang penari laki-laki yang membawakan tarian Reog Ponorogo dengan mata tertutup. Laki-laki ini pun melakukan atrakasi jungkir balik seperti tanpa ada gangguan di matanya.

Aris Saputro kordinator sanggar mengatakan bahwa sajian Wonderful Kontemporer ini tercipta beberapa hari saja. Karena memang hampir sebagaian anggota sanggar ini sudah menguasai beberapa tarian, sehingga mudah untuk membuat inovasi lewat tarian.

“Setipa kali tampil, kami memiliki ciri khas, yakni selalu berusaha melibatkan anak kecil untuk tampil di atas panggung. Seperti kali ini, kami juga melibatkan bocah yang baru berusia 2 tahun untuk berkreasi lewat seni bersama,” ujarnya di sela kegiatan.

Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Balekambang, Endang Sri Murniyati yang juga pembina Sanggar Pincuk mengaku sebisa mungkin setiap event yang diadakan Balekambang selalu melibatkan Sanggar Pincuk. Mengingat sanggar ini merupakan binaan langsung dari Balekambang.

“Meskipun sanggar ini baru berjalan sekitar 3 tahun, namun kami sudah memiliki prestasi. Oleh sebab itu kami selalu berusaha dan ikut aktif untuk terus mengembangkan budaya yang ada di kota Solo lewat kesenian,” terangnya. Raditya Erwiyanto

 

BAGIKAN