JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Nasional Peserta Konvensi Mulai Tebar Pesona

Peserta Konvensi Mulai Tebar Pesona

254
KONVENSI PARTAI DEMOKRAT
Konvensi Partai Demokrat | antara foto

JAKARTA—Sejumlah peserta Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat mulai menebar pesona dengan mengumbar program kerja sebagai pemimpin masa depan. Peserta konvensi Marzuki Alie menegaskan permasalahan di Indonesia harus segera diselesaikan. Hal ini, juga menjadi alasan utama mengapa dia memutuskan ikut konvensi di partainya sendiri.

” Ini kalau tidak dibenahi, saya yakin peradaban bangsa ini bisa punah dan saya juga khawatir bangsa ini akan terpecah-pecah saya,” ungkap Marzuki saat ditemui di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (31/8).

Setelah dipastikan jadi peserta konvensi, Marzuki berencana akan merangkul semua komponen masyakarat dengan menggunakan jaringan yang dimiliki Partai Demokrat.  “Saya kerja di partai sudah lama sejak 2003. Invenstasi di partai sudah cukup besar dan investasi sosial di luar maupun dalam juga sudah cukup besar. Kita lakukan tidak seberat sebagaimana orang yang tidak berpartai. Tinggal bagaima menghidupkan jaringan, menghidupkan mesin politik yang sudah dibangun sejak lama tanpa biaya besar,” paparnya.

Sementara itu, peserta konvensi lainnya, Anies Baswedan memaparkan pandangannya tentang Indonesia dan visi yang akan dicapainya jika menjadi pemimpin. Menurutnya, fokus pembangunan harus jauh dan berfokus pada pembangunan manusia.

“Kira fokus hanya untuk kepentingan 2014, tapi era 2015 kita akan jadi bagian Asean Economic Community. Jika kita jadi negara saat ini belum beres, bagaimana nanti,” kata Anies Baswedan di Jakarta. Anies memaparkan, mobilitas ekonomi dan komunikasi antar negara-negara ASEAN akan menjadi sangat dekat dan terbatas. Ia menganalogikan dengan sebuah peta yang disebutnya peta berskala ekonomi.

“Potret Indonesia akan berubah total jika kita pakai jarak ekonomi. Sekarang kita mau menjaga negara, jarak itu harus dibereskan dulu,” lanjut Rektor Universitas Paramadina itu. Anis berharap Indoesia telah siap secara ekonomi dan sumber daya untuk menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN pada 2015, jika tidak maka kita hanya akan menjadi masalah. Tak hanya soal ekonomi, Anies juga menaruh perhatian pada penegakan hukum di Indonesia. Negara tak memberi kepastian hukum bagi warganya.

Sementara itu, peserta konvensi yang juga eks Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal (Purn) Pramono Edhie angkat bicara mengenai pesaing-pesaingnya di Konvensi Capres Partai Demokrat. Secara khusus Pramono bicara mengenai Dahlan Iskan dan Anis Baswedan. “Dahlan Iskan dan Anis Baswedan bagus, kuat juga semuanya kok,” kata Pramono di Islamic Centre, Jakarta Utara, Sabtu (31/8).

Meski demikian, dia menilai peserta lainnya juga cukup baik. Pramono siap bersaing dan berusaha memenangkan pertarungan di konvensi. “Ya ini kan pertarungan terbuka,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Komite Konvensi Partai Demokrat, Suaidi Marasabessy, mengklarifikasi gagalnya dua kader Partai Demokrat, Achmad Mubarok dan Isran Noor dalam konvensi kali ini. Suaidi mengatakan kedua tokoh ini tak diundang karena terkesan tak serius.

Suaidi mengatakan yang diundang oleh Komite adalah mereka yang memenuhi syarat dan menyatakan minatnya untuk ikut konvensi.  “Kalau pernyataan di media saja kan tidak bisa dijadikan landasan. Jadi tidak terkesan serius,” ujarnya.

Mengenai penolakan sejumlah tokoh, Ketua DPP Partai Demokrat Jafar Hafsah menyebutkan hal tersebut tidak mengganggu jalannya proses konvensi. Seperti diketahui sejumlah tokoh menolak ikut konvensi meski sudah diundang. Mereka di antaranya Mantan Wapres Jusuf Kalla, mantan Ketua MK Mahfud MD,  dan eks Wakil Gubernur Jateng Rustriningsih.

“Sama sekali konvensi tidak terganggu dengan penolakan atau mundurnya beberapa tokoh tersebut, proses konvensi dengan konsep semi-terbuka ini jalan terus, sejauh ini tetap on the track, finalnya pada Desember nanti,” ujar Jafar.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komite Konvensi telah menetapkan 11 peserta konvensi yang akan diadu. Mereka adalah Ali Masykur Musa, Anies Baswedan, Dahlan Iskan, Dino Patti Jalal, Endriartono Sutanto, Gita Wirjawan, Hayono Isman, Irman Gusman, Marzuki Alie, Pramono Edhie, Sinyo Harry Sarundajang.  Detik | Okezone

BAGIKAN