JOGLOSEMAR.CO Berita Utama 10 Anak Dibantai Militer Suriah

10 Anak Dibantai Militer Suriah

235
BAGIKAN
SERANGAN ROKET. Warga mencari korban selamat di antara reruntuhan setelah serangan roket tentara Suriah di distrik Jabal Badro yang diduduki oleh para pemberontak di Aleppo, Suriah, Selasa (19/2). Serangan tersebut menewaskan setidaknya 20 orang sementara 25 lainnya masih hilang, kata aktivis oposisi. Rudal tersebut diidentifikasi sebagai tipe-Scud yang oleh pasukan pemerintah pemakaiannya makin ditingkatkan di daerah-daerah yang berada di bawah kendali oposisi di provinsi Aleppo dan Deir al-Zor. FOTO ANTARA/REUTERS/Hamid Khatib
SERANGAN ROKET. Warga mencari korban selamat di antara reruntuhan setelah serangan roket tentara Suriah di distrik Jabal Badro yang diduduki oleh para pemberontak di Aleppo, Suriah, Selasa (19/2). Serangan tersebut menewaskan setidaknya 20 orang sementara 25 lainnya masih hilang, kata aktivis oposisi. Rudal tersebut diidentifikasi sebagai tipe-Scud yang oleh pasukan pemerintah pemakaiannya makin ditingkatkan di daerah-daerah yang berada di bawah kendali oposisi di provinsi Aleppo dan Deir al-Zor. FOTO ANTARA/REUTERS/Hamid Khatib

SURIAH– 48 warga Suriah, termasuk 10 anak-anak dieksekusi mati oleh pihak militer Suriah yang pro pemerintah. Mereka dieksekusi karena dituduh berkaitan dengan kelompok pemberontak.

Seperti diberitakan AFP, Sabtu (21/2/2015), eksekusi itu dilakukan di sebuah desa bernama Rityan, kota terbesar kedua setelah Aleppo, di mana tentara pemerintah memasuki kota tersebut pada Selasa lalu dan memotong jalur kebutuhan pemberontak yang berasal dari perbatasan Turki.

Pihak pemantau HAM Suriah mengatakan penduduk setempat menemukan mayat-mayat tersebut saat mereka kembali ke rumah mereka setelah tentara pemerintah mundur pada Rabu lalu.

Istri para pemberontak juga ditemukan tewas dieksekusi. “Para tentara dan milisi sangat mengetahui di mana mereka tinggal karena mereka ditemani oleh informan,” ujar pemantau HAM Suriah Rami Abdel Rahman.

“Tidak ada perlawanan kecuali pada satu rumah di mana pemberontak melepaskan tembakan ke tentara sebelum akhirnya dieksekusi bersama dengan keluarganya,” tambahnya.

Aktivis HAM lainnya, Abu Omar mengatakan beberapa mayat telah dimutilasi. Beberapa waktu lalu semat terjadi baku tembak antara pasukan pemerintah dan pemberontak. 129 Tentara pemrintah tewas dan 116 orang dari pihak pemberontak, termasuk komandan milisi Al-Nusra.

detiknews