JOGLOSEMAR.CO Berita Utama 21 Keluarga Kerkov Berpeluang Jadi Penghuni Rusunawa

21 Keluarga Kerkov Berpeluang Jadi Penghuni Rusunawa

220
BAGIKAN
Rusunawa Kerkov | dok. Joglosemar
Rusunawa Kerkov | dok. Joglosemar

JEBRES – Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo memberikan isyarat jika 21 Kepala Keluarga (KK) yang sebelumnya diberikan kesempatan tinggal gratis di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kerkov, Purwodiningratan bakal menjadi penghuni tetap Rusunawa.

Hal ini menyusul dihapuskannya rencana “pengusiran” 21 KK tersebut dari Rusunawa. Rudy berdalih, jika nantinya yang akan tinggal di Rusunawa bukanlah 21 KK yang sudah mendapatkan dana kompensasi, melainkan anak-anak mereka yang sudah berkeluarga.

Padahal, sebelumya Rudy sempat meminta kepada 21 KK yang menempati Rusunawa Kerkov untuk meninggalkan Rusunawa karena perpanjangan izin tinggal sudah habis akhir Desember 2014 lalu.

“Permasalahannya dulu kan mereka tidak mau membayar uang sewa, jadi nanti akan kita panggil semua dan kita minta untuk membayar uang sewa seperti penghuni lainnya,” ungkap Rudy saat ditemui Joglosemar di kawasan Car Free Day (CFD), Minggu (8/2/2015).

Tetapi, Rudy belum memastikan kapan 21 KK itu akan dipanggil dan diminta klarifikasinya. Karena, untuk saat ini dirinya akan fokus menyelesaikan permasalahan Pasar Klewer terlebih dahulu. “Ini kita selesaikan Pasar Klewer dulu, nanti kalau ini (Klewer) sudah selesai akan kita panggil semua,” katanya.

Sekedar diketahui, 21 KK yang tinggal di Rusunawa Kerkov, diberikan izin tinggal sampai akhir Desember 2014 lalu. Tetapi, sampai sekarang mereka masih menempati Rusunawa. Padahal, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumah Sewa Dinas Pekerjaan Umum (DPU) berencana mengalihkan 21 kamar tersebut untuk mereka yang terdampak perluasan SMA Negeri 3 dan Kantor Kelurahan Purwodiningratan.

Ari Purnomo