JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Ajukan Banding, Hukuman Anas Urbaningrum Berkurang Setahun

Ajukan Banding, Hukuman Anas Urbaningrum Berkurang Setahun

242
BAGIKAN
Anas Urbaningrum
Anas Urbaningrum

JAKARTA – Pengadilan Tinggi DKI Jakarta meringankan terdakwa suap kasus Hambalang, Anas Urbaningrum. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) itu divonis 7 tahun di tingkat banding, lebih ringan 1 tahun dari vonis PN Tipikor Jakarta.

“Dengan pidana 7 tahun dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan penjara,” ucap Pejabat Humas Pengadilan Tinggi DKI, M Hatta, Jumat (6/2/2015).

Putusan itu diketok oleh ketua majelis hakim Syamsul Bahri Bapatua pada 4 Februari 2015 lalu. “Ada beberapa pertimbangan hakim yang berbeda dengan putusan tingkat pertama sehingga lebih ringan,” ujar Hatta,

Dalam vonis itu, majelis hakim juga mengembalikan barang bukti berupa tanah di Pesantren Krapyak Jogja. Tanah itu, pada vonis di PN Tipikor Jakarta dinyatakan disita oleh majelis hakim. “Barang bukti berupa tanah dikembalikan karena itu kebutuhan umat,” ucap Hatta.

Hal ini disambut baik oleh kubu Anas dengan menyatakan vonis PT Jakarta sudah sesuai dengan tujuan dan norma hukum. “Ini patut diapresiasi. Tentu dari putusan ini sesuai tujuan hukum, menunjukkan upaya hukum itu memang untuk mengoreksi putusan yang sebelumnya, bukan menjadikan takut terdakwa bahwa hukumannya akan dinaikkan,” kata kuasa hukum Anas, Patra M.

Mendapati angin segar ini, Patra belum memutuskan apakah akan menempuh upaya hukum kasasi atau menerima putusan banding itu.

Detik