JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Ajukan Praperadilan, Suryadharma Ali Kembali Mangkir dari Panggilan KPK

Ajukan Praperadilan, Suryadharma Ali Kembali Mangkir dari Panggilan KPK

234
BAGIKAN
Suryadharma Ali | kemenag.go.id
Suryadharma Ali | kemenag.go.id

JAKARTA – Eks Menteri Agama, Suryadharma Ali, mangkir lagi dari panggilan penyidik KPK untuk diperiksa sebagai tersangka korupsi dana haji. Kali ini, SDA mangkir dengan alasan telah mengajukan gugatan praperadilan atas status tersangkanya.

“‎Ini saya mau antar surat. Intinya, kita memohon supaya KPK dan semua pihak menghormati proses peradilan ini karena yang kita permasalahkan penetapan tersangka. Ada kemungkinan ada sebuah keputusan praperadilan penetapan tersangka tidak sah, ada kemungkinan‎,” kata pengacara Suryadharma, Andreas Nahot Silitonga, di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2015).

Pihak SDA sangat yakin gugatan praperadilannya akan diterima. Apalagi, kini SDA berpandangan pada ‘Sarpin Effect’. “Kita mohonlah semua hormati, jadi KPK tidak melakukan upaya-upaya lain selama proses hukum praperadilan ini. Kita mengajukan ini kan karena juga melihat perkembangan hukum di Indonesia,” jelas Andreas.

Pihak eks Menag itu tak mau dikatakan tidak kooperatif dengan penyidik dengan mengajukan proses praperadilan saat proses penyidikan sudah hampir selesai. Andreas mengklaim pihaknya sudah menyiapkan praperadilan sejak lama, jauh sebelum ada putusan Sarpin.

“Kita sebenarnya menyiapkan sudah lama, Pak SDA juga sudah berkonsultasi kepada tim lawyer sejak lama. Tapi kami kan juga menunggu perkembangan hukum ya,” tuturnya.

Ikhwanul Khabibi  | Detik