JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Aksi Maling Truk Dump di Kedawung Terekam CCTV

Aksi Maling Truk Dump di Kedawung Terekam CCTV

749
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SRAGEN– Sebuah sindikat pencurian kendaraan beraksi dengan menggasak sebuah dump truk milik Sugimin (40) warga Dukuh Purworejo, Desa Celep Kedawung yang dikemudikan Didik Hermawan (28) warga Kajeng RT 24, Celep, Kedawung, Senin (16/2/2015) dinihari pukul 01.45 WIB. Meski sempat terekam kamera CCTV dan dikejar, pelaku yang diduga merupakan sindikat itu berhasil kabur karena motor pengejar kehabisan bensin.
Dump truk bernopol B 9120 WJ tersebut disikat oleh pelaku saat diparkir di depan Warnet Pandowo yang terletak di Dukuh Tompe, Desa Jirapan, Masaran. Dump truk seharga hampir Rp 225 juta itu dicuri oleh pelaku saat ditinggal oleh sopirnya mengisi lagu di warnet tersebut.
Informasi yang dihimpun di lapangan, aksi pencurian tersebut bermula ketika korban selesai menurunkan muatan pasir di Desa Mojokerto, Kedawung sekitar pukul 11.00 WIB. Kemudian sopirnya, Didik Hermawan singgah di Warnet Pandowo dan memarkir kendaraannya di depan warnet untuk ditinggal makan nasi goreng di seberang jalan.
Kemudian, sekitar pukul 01.15 WIB, Didik kembali bertandang ke warnet itu untuk mendonload lagu-lagu untuk music di truknya. Saat itu, truk tetap diparkir di depan warnet sebelah barat dengan posisi menghadap ke utara. Saat korban tengah asyik memilih lagu di dalam warnet bersama operator, mendadak sekitar pukul 01.45 WIB, ia terkejut mendengar truknyanya bunyi dan truk terlihat berjalan mundur dan melaju ke arah barat.
Mendapati hal itu, ia langsung lari keluar warnet dan meminjam sepeda motor untuk mengejar truk yang sudah dibawa kabur oleh pelaku tak dikenal itu. Namun beberapa meter saat berhasil hendak mendekati truk, mendadak ia dihalangi oleh kemunculan kendaraan roda empat bernopol H 7789 warna merah yang diduga memang anggota sindikat dari pelaku.
DI dalam mobil itu diperkirakan ada empat orang dan terus menghalangi laju motor korban yang berusaha mengejar. Karena kondisi jalan agak jelek dan mobil penghalang itu kepayahan, korban akhirnya berhasil menyalip mobil itu. Akan tetapi begitu hendak berhasil mendekat ke mobil dump truk, ia kembali dikejutkan dengan kemunculan pengendara sepeda motor yang datang dan mencoba menghalanginya.
Pengendara motor yang diduga juga bagian dari komplotan itu diketahui mengendarai sepeda motor jenis bebek namun tidak sempat terekam nomornya. Bak aksi di film-film laga, korban berhasil melepaskan diri dari pengendara motor misterius itu dan berhasil mendahuluui dump truk miliknya.
Akan tetapi, saat hendak menghentikan dump truk, korban diserempet dan dipepet hingga terjatuh. Korban sempat berhasil bangun dan kembali mengejar namun sesampai di pertigaan Grompol, Masaran sepeda motor korban kehabisan bensin sehingga terpaksa harus merelakan dump truk dibawa kabur pelaku. Meski kehilangan jejak, pelaku sempat dikenali dari rekaman CCTV yang ada di warnet.
Dari rekaman CCTV itu, pelaku yang mencuri dump truk diperkirakan berusia sekitar 25 tahun, memakai topi hitam, bercelana pendek dan memiliki tato di betis kiri. Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri melalui Kasubag Humas AKP Saptiwi membenarkan adanya laporan kejadian tersebut. Menurutnya saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 225 juta.

Wardoyo