JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Anggota DPR Tak Boleh Bawa Pistol, Politisi PDIP Protes

Anggota DPR Tak Boleh Bawa Pistol, Politisi PDIP Protes

215
BAGIKAN

 

ilustrasi senjata api | Maksum NF
ilustrasi senjata api | Maksum NF

JAKARTA  – Rapat paripurna DPR kembali membahas Rancangan Peraturan DPR tentang Kode Etik. Aturan yang nantinya akan melarang anggota DPR tidak boleh bawa senjata api di luar gedung DPR diprotes oleh politikus PDIP Henry Yosodiningrat.

“Larangan senjata api masih dapat ditolerir kalau di Gedung DPR.
Kalau diperluas, berkeberatan,” kata Henry saat mengajukan interupsi dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2015).

Menurut Henry, bisa saja anggota DPR mendapat ancaman tertentu sehingga perlu membawa senpi. Apalagi, sebenarnya anggota DPR tersebut sudah mengantongi izin.

“Tiap orang punya ancaman yang berbeda-beda. Dan juga diberikan dengan izin yang sah,” ujar anggota Komisi III DPR ini.

Awalnya, peraturan yang tercantum di Pasal 8 ayat 5 ini memang kurang jelas, di mana saja anggota DPR dilarang membawa senpi. Dalam laporannya di paripurna kali ini, Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Surahman Hidayat menegaskan bahwa larangan itu diperluas, tak hanya berlaku di lingkungan DPR saja, melainkan juga berlaku bagi anggota DPR yang berlaku di luar lingkungan Gedung DPR.

“Setelah dilakukan perubahan, larangan tersebut berlaku di dalam dan di luar gedung DPR,” kata Surahman.

Detik | Indah Mutiara Kami