JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Anggota DPRD Solo Diadili, Selewengkan Bantuan untuk Orkes Keroncong

Anggota DPRD Solo Diadili, Selewengkan Bantuan untuk Orkes Keroncong

247
BAGIKAN

 

Hery Jumadi (kiri) didampingi kuasa hukumnya memberikan keterangan usai menjalani pemeriksaan di kantor Kejaksaan Negeri Surakarta, Rabu (4/6/2015). Hery Jumadi dicecar sekitar kurang lebih 46 pertanyan oleh tim penyidik terkait dengan proses pembuatan proposal dan mekanisme pengajuan serta proses pencairan.  Joglosemar/Yuhan Perdana
Hery Jumadi (kiri) didampingi kuasa hukumnya memberikan keterangan usai menjalani pemeriksaan di kantor Kejaksaan Negeri Surakarta, Rabu (4/6/2015). Hery Jumadi dicecar sekitar kurang lebih 46 pertanyan oleh tim penyidik terkait dengan proses pembuatan proposal dan mekanisme pengajuan serta proses pencairan. Joglosemar/Yuhan Perdana

SEMARANG – Anggota DPRD Kota Solo  Hery Jumadi, terdakwa penyalahgunaan dana bantuan sosial tahun 2013-2014 dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota setempat mulai diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.

Dalam sidang di Semarang, Rabu (4/2/2015), Jaksa Penuntut Umum Didik Arianto mendakwa Hery dengan pasal 2 atau 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Perbuatan pidana tersebut dilakukan dalam kapasitasnya sebagai pimpinan Orkes Keroncong Gita Mahkota.

“Sebagai pimpinan Orkes Keroncong Gita Mahkota, terdakwa mengajukan bantuan hibah ke Pemerintah Kota Surakarta, tanpa sepengetahuan pengurus lainnya,” katanya.

Kelompok musik yang dipimpin terdakwa tersebut memperoleh dana bantuan hibah sebesar Rp100 juta.

Namun dalam laporan pertanggungjawabannya, lanjut dia, terdakwa seolah-olah telah menggunakan dana hibah tersebut untuk keperluan operasional serta pembelian peralatan untuk kelompok musik tersebut.

“Dana yang dikucurkan tersebut ternyata disalahgunakan untuk keperluan pribadi terdakwa,” katanya.

Berdasarkan perhitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Jawa Tengah kerugian negara yang terjadi sebesar Rp100 juta.

Atas dakwaan jaksa tersebut, Hakim Ketua Antonius Widjantono memberi kesempatan terdakwa untuk menyampaikan tanggapan.

Terdakwa Hery Jumadi menyatakan tidak akan menggunakan kesempatan untuk memberikan tanggapan atas dakwaan jaksa tersebut dan meminta persidangan langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan materi perkara.

Majelis hakim selanjutnya menunda sidang hingga Rabu (11/2) dengan agenda pemeriksaan saksi.

Antara | IC Senjaya