JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Antasari Azhar Luncurkan Buku ‘Saya Dikorbankan’

Antasari Azhar Luncurkan Buku ‘Saya Dikorbankan’

244
BAGIKAN

Antasari Azhar
Antasari Azhar

TANGERANG – Di tengah kekisruhan yang terjadi antara KPK-Polri, mantan pimpinan KPK, Antasari Azhar, meluncurkan sebuah buku berjudul ‘Saya Dikorbankan’. Buku tersebut di luncurkan di Pengadilan Negeri Tangerang, Jalan Taman Makam Pahlawan, Kota Tangerang, Rabu (4/2/2015), sesaat sebelum ia menjalani sidang.

Buku berisi 412 halaman tersebut ditulis oleh seorang wartawan bernama Topik Pram. Antasari menjelaskan, makna dikorbankan artinya ia dikriminalisasi di tengah kesibukannya menangani kasus di KPK.

“Tidak bisa dilepaskan dari masa-masa dulu, saat itu sedang banyak hal yang saya tangani. Apa mungkin karena ketidaknyamanan atau apa,” ujar Antasari.

Menurut Antasari, di buku ketiga yang pernah diterbitkan selama ia di tahanan ini, dijelaskan mengenai konstruksi kasus yang menjerat sejak awal hingga saat ini. Termasuk di dalamnya ada dua hal baru yang belum pernah ada di buku-buku sebelumnya.

“Pertama adanya surat pengakuan dari pelaku penembak asli. Di sini ada penjelasan mengenai suratnya, memohon maaf kepada Pak Antasari bahwa dia yang melakukan semua itu (membunuh Nasrudin Zulkarnain),” jelas Antasari. “Hanya saja dia tidak berani sebut nama. Hanya ada NN,” lanjutnya.

Hal kedua yaitu tentang persamaan analisis jaksa dengan dokter forensik. Keduanya tahu disebut sebagai dalang dibalik pembunuhan tersebut. Akan tetapi tak ada yang menyebutkan nama. “Orang tersebut masih terkait dengan peristiwa Trisakti. Orang ini pernah dilihat jaksa dalam peristiwa Trisakti. Banyak yang perlu dielaborasi lebih jauh,” tutupnya.

Rina Atriana | Detik