JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Anung Indro Dikabarkan Bakal Ramaikan Bursa Walikota Solo

Anung Indro Dikabarkan Bakal Ramaikan Bursa Walikota Solo

214
BAGIKAN

IlustrasiSOLO Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mempersilakan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Bapermas P3A dan KB) Anung Indro Susanto untuk maju dalam Pilkada mendatang. Dirinya pun juga menyatakan tidak akan mempersulit proses pengunduran diri jika nantinya maju.

Pernyataan ini disampaikan Rudy usai melakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkot dan Kementerian Perindustria di Solo Techno Park (STP), Jumat (13/2/2015) pagi. Dia menjelaskan siapa saja diperbolehkan meramaikan pesta demokrasi, termasuk PNS.

“Kalau (Anung) ingin mencalonkan ya silakan. Tidak hanya dia, tapi PNS-PNS lainnya juga kami persilakan untuk maju. Sebagai walikota, saya tidak akan mempersulit mekanisme birokrasinya,” katanya, kemarin.

Dia menegaskan jika PNS memang tidak boleh menjadi anggota partai manapun. Jika nantinya masuk pada salah satu partai, maka PNS yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau mengajukan pensiun diri dari status abdi negara.

Di lokasi yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Solo, Hari Prihatno menyampaikan pengurusan pengunduran diri atau pensiun dini dari PNS memerlukan proses dan waktu. Jika dianalisa, dibutuhkan waktu sekitar seminggu per surat pengajuan tersebut masuk ke walikota.

“PNS yang bersangkutan harus mengajukan surat permohonan ke walikota. Setelah itu, kami akan memprosesnya ke Badan Kepegawaian Negara (BKN),” tegasnya.

Khusus PNS yang ingin mengajukan pensiun dini, nantinya ada persyaratan yang sudah diatur oleh Undang Undang (UU). Di antaranya sudah mengabdi minimal 20 tahun dan berusia 50 tahun. “Kalau ditanya soal Pak Anung, memang yang bersangkutan sudah memenuhi syarat itu. Tapi kami belum menerima surat permohonan dari yang bersangkutan lho, “ ujarnya.

Murniati