JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Aturan Baru Pemkot Solo, PNS Bolos Dipastikan Tak Dapat Tunjangan

Aturan Baru Pemkot Solo, PNS Bolos Dipastikan Tak Dapat Tunjangan

211
BAGIKAN
Budi Suharto
Budi Suharto

SOLO PNS di lingkungan Pemkot Solo yang bolos selama sebulan dipastikan tidak akan mendapatkan tunjangan. Tidak hanya yang bolos, pegawai yang tidak mengikuti apel juga akan mendapatkan pengurangan tunjangan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Suharto mengungkapkan saat ini draf Perwali sudah selesai dibuat. Di dalamnya ada indeks mengenai besaran potongan tunjangan yang dijadikan sebagai hukumanPNS yang melakukan pelanggaran indisiplioner.

“Sudah ada (Perwali), tinggal ditandatangani Pak Wali. Salah satu poinnya yakni pengurangan tunjangan. Bisa saja PNS menerima nol rupiah tunjangannya karena bolos selama 30 hari. Itu hanya salah satu contohnya,” kata dia, Kamis (5/2/2015).

Budi menjelaskan penilaian terhadap masing-masing PNS dilakukan oleh atasan, dalam hal ini kepala seksi (Kasi), kepala bidang (Kabid), dan kepala dinas.

“Jadi, nantinya atasan langsung mengawasi dan sering melihat kinerja anak buahnya. Monitoring juga dilakukan lewat finger print (mesin absensi sidik jari, red). Di alat itu bisa dilihat berapa sih kehadiran pegawai dalam sehari,” tegasnya.

Budi yang juga menjabat Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyampaikan penilaian dilakukan setiap bulannya. Nantinya, akan ada akumulasi jumlah kehadiran, bolos, dan juga pelaksanaan tugas sesuai dengan Tugas Fungsi Pokok (Tupoksi) sebagai PNS.

Sebelumnya, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan kebijakan tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Murniati