JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Awas, Kerusakan Jalan di Jalur Solo-Semarang Makin Parah

Awas, Kerusakan Jalan di Jalur Solo-Semarang Makin Parah

229
BAGIKAN

 

NYARIS PUTUS - Pengendara motor melintas di jembatan di di perbatasan Desa Tarubasan dengan Desa Kadirejo, Kecamatan Karanganom, Selasa (5/3). Kondisi jembatan nyaris putus setelah fondasi jembatan tergerus arus deras. Joglosemar/Angga Purnama
Ilustrasi: dok.Joglosemar

BOYOLALI – Tingginya intensitas hujan di wilayah Boyolali beberapa waktu terakhir, merusak bahu jalan jalur Solo-Semarang di sejumlah titik baru.

Kerusakan terutama di bagian selatan jalan, di antaranya di timur lampu merah Randusari, Kecamatan Teras dan di depan eks kantor kecamatan Mojosongo yang paling parah. Bahkan kerusakan bahu jalan di timur lampu merah Randusari saat ini cukup dalam, sehingga membahayakan pengguna jalan, khususnya kendaraan berat yang hendak parkir untuk istirahat.

Pasalnya, selain kondisi bahu jalan rusak, kondisi saat malam cukup gelap dan rawan membuat kendaraan terperosok. “Kerusakannya sudah cukup dalam dan sangat berbahaya jika ada kendaraan yang berhenti ke pinggir, bisa tercebur lubang bahkan bisa terbalik,” tutur Marno Suharjo (51), warga Banyudono yang setiap hari melintasi jalur tersebut, Rabu (11/2/2015).

Senada, Haryanto (45), pengendara warga Kartasura mengatakan jika kerusakan bahu jalan tersebut tidak segera diperbaiki, kerusakan itu bisa tambah parah. Takutnya, kondisi bahu jalan yang rusak dapat menyebabkan kecelakaan fatal. “Soalnya aliran air tidak di drainase, tetapi mengalir lewat bahu jalan sehingga tergerus,” papar dia.

Ario Bhawono