JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Awas, Smoothing dan Rebonding Rambut Bisa Sebabkan Hal Ini

Awas, Smoothing dan Rebonding Rambut Bisa Sebabkan Hal Ini

407
BAGIKAN

Ilustrasi | static.groupon.com.au
Ilustrasi | static.groupon.com.au

REBONDING dan smoothing menunjang penampilan bagi sebagian perempuan yang menyukai rambut lurus. Namun, di balik itu teknik pelurusan rambut ini memiliki beberapa kelemahan.

Pelurusan rambut dengan teknik  smoothing dan rebonding ini tidak berlaku secara permanen. Sehingga perlu diulang minimal enam bulan sekali. Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Surakarta, dr Flora Ramona S.P, MKes,SpKK mengatakan,pelurusan rambut dengan teknik  smoothing dan rebonding bisa merusak rambut, seperti kering, rontok dan botak.

“Jadi perawatan pascasmoothing dan rebonding itu perlu diperhatikan. Karena kalau pascasmoothing dan rebonding tidak dirawat dengan baik, maka bisa membuat rambut menjadi rusak,” terang Flora.

Flora mengatakan, seandainya teknik pelurusan ini tidak cocok maka bisa memicu alergi dan iritasi. Namun biasanya, seorang hair stylist akan mengecek terlebih dahulu apakah yang bersangkutan (yang melakukan smoothing dan rebonding) alergi dengan obat smoothing dan rebonding atau tidak. Untuk itu, disarankan untuk memiliki  hair stylist yang  berpengalaman dan terdidik supaya hasilnya maksimal.

Dwi Hastuti