JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Bandara Baru Jogja Bakal Dilengkapi Jalur Kereta

Bandara Baru Jogja Bakal Dilengkapi Jalur Kereta

291
BAGIKAN
ilustrasi: Maksum Nur Fauzan
ilustrasi: Maksum Nur Fauzan

JAKARTA – PT Angkasa Pura (AP) I akan membangun bandara baru di Jogja. Bandara ini nantinya berlokasi di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, Jogja. Untuk membangun bandara baru ini, AP I mengalokasikan investasi senilai Rp7 triliun.

Investasi ini murni dibiayai tanpa uang negara, yakni dari kas internal perseroan dan pinjaman perbankan. Dengan nilai triliunan rupiah, bandara baru tersebut akan dilengkapi intermoda seperti kereta khusus bandara. “Pesan dari Pak Menhub saat kemarin adalah harus ada intermoda seperti kereta, taksi dan bus yang saling terkait di lapangan,” kata Direktur Utama AP I Tommy Soetomo, Jumat (6/2/2015).

AP I, lanjut Tommy, telah melakukan koordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menentukan jalur atau trase kereta khusus bandara. “Kemarin Pak Menhub beri arahan tentang trase kereta masuk ke area bandara,” jelasnya.

Proyek bandara baru di Jogja telah memasuki tahap konsultasi publik dengan masyarakat yang tanahnya terkena proyek. Dari konsultasi publik, sebanyak 80 persen bersedia lahannya dibeli dan direlokasi untuk kepentingan bandara baru. Ditargetkan pembebasan lahan bisa dilakukan segera setelah konsultasi publik. “Setelah konsultasi publik dilanjutkan penetapan lokasi. Rencana pembebasan lahan ditargetkan selesai tahun ini,” sebutnya.

Bandara baru Jogja ini memerlukan lahan sampai 650 hektare. Lahan ini 1/3 dari luas Bandara Soekarno Hatta yang mencapai 1.800 hektare. Rencananya bandara yang dilengkapi sebuah runway ini dibangun dalam periode 3 tahun setelah pembebasan lahan tuntas dilakukan. “Ini harus dibangun segera karena kapasitas Bandara Adisutjipto sudah penuh,” ujarnya.

Feby Dwi Sutianto | Detik