JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Bangkai Pesawat TransAsia Diangkat, Penyelamat Temukan Jasad Pilot dan Kopilot

Bangkai Pesawat TransAsia Diangkat, Penyelamat Temukan Jasad Pilot dan Kopilot

243
BAGIKAN
Salah satu armada Maskapai TransAsia | Foto: airbus.com
Salah satu armada Maskapai TransAsia | Foto: airbus.com

TAIWAN– Tim penyelamat yang melakukan pencarian korban jatuhnya pesawat TransAsia Airways di Sungai Keelung, Taiwan berhasil menemukan beberapa jasad di lokasi kejadian. Di antaranya jasad pilot dan kopilot pesawat nahas tersebut.

Seperti dilaporkan kantor berita Taiwan CNA dan dilansir Focus Taiwan News Channel, Kamis (5/2/2015), jasad pilot dan kopilot pesawat dengan nomor penerbangan GE235 ini, ditemukan setelah bangkai pesawat diangkat dari sungai.

Jasad pilot Liao Chien-tsung dan kopilot Liu Tzu-chung, bersama jasad teknisi pesawat Hung Ping-chung berhasil dievakuasi pada Kamis (5/2) dini hari, sekitar pukul 00.26 waktu setempat. Tidak dijelaskan lebih lanjut oleh otoritas setempat mengenai kondisi ketiga jasad tersebut dan lokasi penemuannya.

Bangkai pesawat yang telah diangkat dari sungai, kini diletakkan di tanah lapang yang ada di pinggir sungai. Departemen Pemadam Kebakaran Taipei menuturkan, pesawat hancur dan terbagi dalam tiga bagian.

Bagian depan pesawat diangkat secara terpisah. Hanya bagian ekor yang terlihat masih utuh, meskipun di beberapa bagian mengalami kerusakan akibat benturan dengan air sungai.

Serpihan atau bagian pesawat lainnya yang berceceran di permukaan sungai atau yang ditemukan di dalam sungai juga ikut dievakuasi ke pinggir. Petugas menggunakan perahu karet untuk mengevakuasinya.

Pesawat jenis turboprop ATR 72-600 ini membawa 58 penumpang dan awak, ketika jatuh di Sungai Keelung, Taipei pada Rabu (4/2). Pesawat jatuh selang 10 menit setelah lepas landas dari Bandara Songshan, Taipei. Sayap pesawat sempat menghantam jalan layang dan menyenggol sebuah taksi, sebelum masuk ke dalam sungai.

Otoritas Penerbangan Sipil Taiwan (CAA) menyatakan, hanya 15 orang yang berhasil diselamatkan dan kini menjalani perawatan medis di rumah sakit atas luka-luka yang dideritanya.

Sejauh ini korban tewas dilaporkan mencapai 31 orang dan sebanyak 12 orang lainnya masih belum ditemukan. Upaya pencarian pun terus dilanjutkan.
detikNews|Novi Christiastuti Adiputri