JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Baru 40 Persen Atlet APG Hadir di Solo

Baru 40 Persen Atlet APG Hadir di Solo

278
BAGIKAN
Oja Firmansyah (putih) saat berlatih di lintasan atletik Stadion Sriwedari Solo, kemarin. Foto : Maksum Nur Fauzan
Oja Firmansyah (putih) saat berlatih di lintasan atletik Stadion Sriwedari Solo, kemarin. Foto : Maksum Nur Fauzan

SOLO – Meski secara resmi National Paralympic Committee (NPC) Indonesia sudah memulai program pelatihan nasional (Pelatnas) untuk menghadapi Asean Para Games (APG) 2015, belum semua atlet hadir di Solo. Hingga Selasa (3/2/2015) sore, baru 40 persen atlet yang menginjakkan kaki di Solo dari total 250 atlet yang dipanggil NPC Indonesia.

“Sampai sore ini baru sekitar 40 persen atlet yang datang. Sisanya belum masuk camp atlet karena terkendala transportasi. Kebanyakan atlet yang belum datang berasal dari luar Jawa, seperti Sulawesi dan Papua,” terang Humas NPC Indonesia, Herry “gogor” Isranto, Selasa (3/2/2015) siang.

Dengan formasi yang belum lengkap, ternyata program latihan sudah berjalan. Gogor mengatakan hampir semua cabang yang akan berpartisipasi dalam pelatnas ini memulai penjaringan tim utama. Salah satunya cabang olahraga catur yang menggelar latihan di Gedung PPRBM, Colomadu, Karanganyar yang juga jadi salah satu camp atlet. Pada pekan ini, pihaknya meyakini seluruh atlet sudah tiba di Solo.

“Persiapan tetap sesuai jadwal, walau atletnya belum lengkap. Kami yakin pekan ini program latihan sudah normal. Karena dari komunikasi dengan para atlet, mereka sudah memastikan akan tiba di Solo dalam waktu dekat,” tuturnya.

Pelatnas kontingen Indonesia diawali dengan seleksi tim utama pada dua bulan pertama. Dari 250 atlet yang dipanggil, hanya 200 atlet yang akan menjalani program utama hingga akhir tahun ini.

Indonesia rencananya akan mengikuti sebelas cabang olahraga di APG 2015 Singapura. Mulai dari menembak, bulu tangkis, atletik, catur, renang, tenis meja, panahan, goalball, ten pin bowling, bochia dan football 7-a-side.

Memberangkatkan atlet dengan jumlah lebih banyak pada penyelenggaraan tahun lalu, kontingen Indonesia memasang target untuk mempertahankan gelar juara umum. Thailand, Malaysia dan Vietnam jadi saingan utama untuk mempertahankan gelar yang diraih di Myanmar, awal tahun lalu.

Nofik Lukman Hakim