JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Bekuk Persipur, UTP Solo Rebut Gelar Perseha Cup I

Bekuk Persipur, UTP Solo Rebut Gelar Perseha Cup I

447
BAGIKAN
PS UTP saat menggelar laga uji coba lawan Persis Jr beberapa waktu lalu. Foto : Maksum NF
PS UTP saat menggelar laga uji coba lawan Persis Jr beberapa waktu lalu. Foto : Maksum NF

SOLO – Klub internal Persis Solo, PS UTP sukses meraih gelar di Turnamen Perseha Cup I yang berlangsung sejak 31 Januari lalu. Pada babak final menghadapi tim Persipur Purwodadi di Lapangan Ngarjosari, Popongan, Karanganyar, Minggu (15/2/2015) sore, UTP Solo memastikan jadi juara setelah memenangi duel adu penalti dengan skor akhir 4-3. Pada babak normal, kedua tim bermain imbang 0-0.

Bagi UTP Solo, meraih gelar juara menjadi kejutan tersendiri di turnamen ini. Pasalnya, UTP Solo yang berstatus sebagai klub lokal Solo sukses menaklukkan tim-tim yang sudah punya nama besar.

Sebelum menghadapi Persipur di final, UTP Solo menyingkirkan Salatiga Soccer Academy (SSA), Persijap Jepara Allstar dan Persiku Kudus. dua dari tiga tim yang disingkirkan UTP merupakan tim yang sebelumnya diprediksi jadi juara.

Jalannya pertandingan sendiri berlangsung sengit. Persipur yang saat ini sedang tahap seleksi menghadapi kompetisi Divisi Utama 2015 harus bermain dengan sepuluh pemain setelah pemainnya, Lucky Oktavianto mendapat kartu merah menit 25. Meski UTP Solo unggul jumlah pemain, babak pertama berkesudahan 0-0.

Hal yang sama terjadi pada babak kedua. Akhirnya karena gol tak kunjung tercipta, pertandingan dilanjutkan ke adu tendangan penalti. Meski kalah pengalaman, UTP Solo ternyata lebih unggul di adu tos-tosan. Mereka mengakhiri laga dengan skor 4-3. Turnamen sendiri ditutup oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Rencananya, turnamen berhadiah total Rp 17,5 Juta itu akan digelar tiap tahun. Manajer Turnamen Dua Malam Sehari mengatakan pada tahun mendatang pihaknya siap mendatangkan tim-tim yang lebih berkualitas. Tak menutup kemungkinan, dia ingin menghadirkan tim Indonesia Super League (ISL).

“Turnamen ini ada untuk menggairahkan sepak bola Karanganyar. Semoga ditahun-tahun mendatang akan lebih banyak tim dari Divisi Utama, atau bahkan ISL,” tutur Dua Malam Sehari.

Nofik Lukman Hakim