JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Berjudi Dadu, 6 Warga Banjarsari Ditangkap Polisi

Berjudi Dadu, 6 Warga Banjarsari Ditangkap Polisi

317
BAGIKAN
Joglosemar/Yuhan Perdana JUDI DADU-Lima tersangka dihadirkan pada gelar perkara perjudian dadu di Mapolsek Banjarsari, Kamis (14/2).
Ilustrasi

SOLO – Jajaran satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) Polsek Banjarsari, Selasa (10/2/2015) sekitar pukul 04.00 WIB, berhasil menggerebek salah satu tempat perjudian di jalan Cocak I No.36 Sidorejo, RT 06, RW XI, Mangkubumen, Banjarsari, Solo.

Dari penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak tujuh orang dari lokasi tersebut. Tujuh orang itu yakni diantaranya Satyo Suharso alias Gendut (21) warga Sambeng Sidorejo Banjarsari Solo, Sholody Pungky Aslendra (33) warga Pucangsawit Jebres Solo, Waluyo (45) warga Sambeng Sidorejo Banjarsari Solo, dan Ekky Wijayanto (21) warga Sidorejo Mangkubumen Banjarsari Solo, Wibowo (30) warga Sambeng Sidorejo Banjarsari Solo, Supardi (51) warga Sidorejo Mangkubumen Banjarsari Solo, serta Nanang Suryana (35) warga Jalan Manggala No.10 Cijantung  Pasar Rebo Jakarta Timur.

Kapolsek Banjarsari kompol I Ketut Raman, menginformasikan, penangkapan terhadap tujuh penjudi tersebut yakni bermula saat pihaknya mendapatkan informasi dari warga sekitar yang meresahkan kegiatan tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya, petugas berhasil menggrebek lokasi tersebut. Empat orang diduga sebagai Bandar dan tiga orang lainnya yakni pemasang judi dadu.

“Ketujuh orang tersebut langsung kami tangkap dan kami bawa ke Mapolsek untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut bersama barang bukti yakni uang tunai Rp 407.000, satu set alat judi dadi, satu set patio, dan sebuah panci aluminium, yang digunakan untuk sarana berjudi,” terang Kapolsek didampingi Kanit Reskrim AKP Supardi, saat ditemui wartawan Rabu (11/2/2015).

Lebih lanjut dikatakan kapolsek, sebenarnya dalam penggrebegan tersbeut petugas mengamankan sebanyak 10 orang, namun tiga orang setelah dilakukan pemeriksaan, mereka hanya melihat saja dan tidak terbukti bermain judi dadu.

Dari pengakuan ketujuh tersangka yang diketahui bekerja sebagai buruh tersebut dihadapat penyidik. Mereka nekat menggelar judi lantaran untuk penambahan penghasilan.

“Atas perbuatan mereka, ketujuh pelaku dapat kita jerat dengan pasal 303  KUHP, tentang tindak pidana Perjudian, ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun penjara,” jelas Kapolsek.

Rudi Hartono.