JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Bermodus Minta Diantar Beli Bahan Bangunan, Ternyata Mencuri Motor

Bermodus Minta Diantar Beli Bahan Bangunan, Ternyata Mencuri Motor

488
BAGIKAN
Enam tersangka kasus pencurian motor diamankan di Polsek Laweyan, Jumat (09/01/2015). Polisi berhasil menyita sembilan barang bukti sepeda motor_Foto_Maksum N F
Ilustrasi maling sepeda motor_Foto_Maksum N F

SRAGEN– Aksi penipuan dengan sasaran sepeda motor menimpa Sutarji (16) warga Batu Kidul RT 19/6, Mojokerto, Kedawung. Dia harus kehilangan sepeda motornya yang disikat orang tak dikenal yang berpura-pura minta diantar mencari batu bata, Jumat (20/2/2015).

Niat baiknya untuk mengantar pelaku justru dibayar mahal karena sepeda motor Yamaha Jupiter AD 6191 GN milik korban malah amblas dibawa kabur pelaku. Modus yang digunakan, pelaku minta diantar kemudian di tengah jalan menurunkan korban dengan dalih hendak mengambil sesuatu yang tertinggal.

Aksi tersebut terungkap saat korban melapor ke Polsek setempat kemarin siang. Di hadapan aparat, korban menyampaikan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

Ceritanya, siang itu korban saat melintas dengan sepeda motornya korban dipanggil oleh terlapor di Poskamling Batu Kecamatan Mojokerto, Kedawung. Korban yang tak curiga berhenti dan menghampiri pelaku.

Pelaku minta tolong untuk diantarkan mencari genting dan batu bata. Pelaku mengiming-imingi korban nanti akan memberi komisi jika sudah mendapat barang.

Selanjutnya oleh korban diantarkan dan sesampainya di rumah salah satu pengusaha genting di Dukuh Putatan RT 8/5 Karangmalang, korban menunggu pelaku yana melakukan transaksi. Setelah terjadi kesepakatan harga, pelaku minta diantarkan untuk mencari kendaraan guna mengangkut batu bata.

Korban lagi-lagi menurut saja dan mengantarkan pelaku ke Pasar Bunder. Sesampai di Pasar Bunder, pelaku berpura-pura kelupaan membawa kuitansi pembayaran.

Ia kemudian meninggalkan korban sebentar dan meminjam motor untuk mengambil nota sebentar. Akan tetapi ternyata itu hanya akal-akalan pelaku. Karena setelah ditunggu sampai sore, tenryata pelaku tak kunjung kembali.

Korban yang merasa sudah ditipu, akhirnya nekat melaporkan pelaku ke Polsek. Ia menderita kerugian Rp 12 juta. Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri mellaui Kasubag Humas AKP Saptiwi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

Wardoyo