JOGLOSEMAR.CO Berita Utama BMKG Imbau Warga Waspadai Angin Ribut dan Hujan Es

BMKG Imbau Warga Waspadai Angin Ribut dan Hujan Es

264
BAGIKAN

ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat mewaspadai fenomena angin ribut dan hujan es.

“Beberapa wilayah di Indonesia telah melewati puncak musim hujan. Umumnya setelah periode ini kondisi atmosfer sangat dinamis, di mana perubahan cuaca akan cenderung menjadi lebih cepat,” kata Kepala Bidang Informasi Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab di Jakarta, Kamis (26/2/2015).

Bersamaan dengan kondisi tersebut, keberadaan awan-awan Cumulonimbus (CB) masih sangat potensial dan biasanya akan muncul pada siang hingga menjelang malam hari. Beberapa hari terakhir ini terjadi fenomena angin ribut dan hujan es di beberapa tempat di Indonesia, seperti di Klaten, Yogyakarta, Depok, dan Bandung.

Dari sisi dinamika atmosfer fenomena seperti ini memang mungkin terjadi, terutama ketika ada perbedaan suhu yang mencolok pada pagi dan siang hari. Salah satu penyebab terjadinya angin puting beliung adalah ada awan CB, di mana angin ini memiliki pola yang hampir mirip dengan Tornado namun dalam skala kecil.

Fachri mengatakan, fenomena angin ribut dan hujan es ini masih berpotensi terjadi terutama pada peralihan musim dari musim hujan ke kemarau. Untuk itu BMKG mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadi puting beliung dan hujan es yang disebabkan oleh awan CB ini.

Secara kasat mata awan ini dapat dikenali dengan bentuknya yang khas, yaitu berwarna gelap dan nampak besar seperti bunga kol. Langkah antisipasi yang dapat dilakukan antara lain dengan merapikan pohon-pohon yang tinggi serta rapuh, atap-atap rumah yang mudah terhempas angin.

Desi Purnamawati | Antara