JOGLOSEMAR.CO Berita Utama BNN Jawa Tengah Bekuk Kurir Sabu yang Dikendalikan Napi Nusakambangan

BNN Jawa Tengah Bekuk Kurir Sabu yang Dikendalikan Napi Nusakambangan

359
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG– Sindikat peredaran narkoba yang dikendalikan oleh narapidana di Lapas Nusakambangan berhasil dibongkar BNN Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan BNN Jakarta. Kurir bernama Agung Sedayu Widiyarso yang membawa 297 gram sabu dibekuk saat naik bus menuju Solo, Jawa Tengah.

Kepala BNNP Jateng, Kombes Soetarmono menjelaskan kronologi penangkapan. Selasa (3/2/2015) lalu tim Intelijen BNN Jakarta menyampaikan ke BNNP Jateng akan ada penyelundupan sabu dari Terminal Pulo Gadung Jakarta ke Terminal Tirtonadi Solo menggunakan Bus Raya.

Esok harinya sekitar pukul 04.30 Wib, BNNP Jateng menghadang bus tersebut di depan SPBU Sukun di Jalan Setiabudi Semarang. Dari hasil penggeledahan, ternyata penumpang yang duduk di barisan kursi paling belakang yaitu Agung, membawa 6 bungkus plastik berisi sabu seberat 297 gram. Plastik sabu tersebut ditempatkan di kardus bedak tabur.

“Dari hasil pemeriksaan, kurir ASW mengaku dikendalikan oleh dua orang di LP Narkotika Nusakambangan,” kata Soetarmono di Kantor BNNP Jateng, Jalan Madukoro, Semarang, Senin (9/2/2015).

Setelah berkoordinasi dengan Kanwil Hukum dan HAM Jateng, sekitar pukul 01.00 hari Kamis (5/2), tim pemberantasan BNNP Jateng memasuki Lapas Narkotika Nusakambangan. Dari hasil penggeledahan ditemukan handphone Nokia silver dari napi bernama Sartoni alias Toni dan handphone Smartfren dari napi bernama Sutrisno alias Pak Tris. Dua Napi itulah yang mengendalikan Agung untuk mengambil dan mengantar ‘pesanan’.

“Saya cuma disuruh pak. Baru sekali ini,” kata Agung saat ditanya Soetarmono.

Menurut Soetarmono, kualitas sabu yang dibawa Agung adalah kualitas nomor satu dengan harga mencapai Rp 2 juta per gram. Sartoni mendapatkan sabu itu dari berhubungan dengan sindikat Nigeria

“Modus sama dengan yang di Lapas Kedungpane dulu. Pakai handphone, transfer pakai e-banking. Pakai kurir tinggal ambil barangnya. Barang itu menurut info yang diterima, akan diedarkan di Solo Raya,” terang Soetarmono.

Agung saat ini sudah diamankan beserta barang buktinya. Sedangkan napi bernama Sartoni dipindahkan dari Lapas Nusakambangan ke Lapas Kedungpane Semarang. Untuk napi bernama Sutrisno masih dalam proses pemindahan.

detikNews|Angling Adhitya Purbaya