JOGLOSEMAR.CO Berita Utama BNN Temukan Kasus Terpidana Mati Kembali Edarkan Narkoba

BNN Temukan Kasus Terpidana Mati Kembali Edarkan Narkoba

181
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA– Terpidana mati Silvester Obiek kembali ditangkap BNN karena mengendalikan peredaran 7,6 kg sabu. BNN menyalahkan alat komunikasi yang masih bisa digunakan di lapas.

“Hasil penyelidikan BNN, masih banyak jaringan di penjara. Wajar tidak? Peralatan komunikasi harus dilarang. Dia kendalikan secara IT,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (2/2/2015).

Bagaimana dengan keterlibatan aparat? Anang mengakui bahwa hal itu terjadi di beberapa kasus.

“Saya bisa buktikan hanya per kasus, secara general tidak. Per kasus ada, kan ada sipir yang bermasalah,” ucapnya.

Silvester dijatuhi hukuman mati pada 11 September 2004. Lalu WN Nigeria itu ditangkap lagi pada 14 Agustus 2014 karena terkait peredaran narkotika di Surabaya. Terakhir pada 25 Januari 2015 ia dibekuk terkait peredaran sabu 7,6 kg di Gunung Sahari, Jakarta Utara.

Silvester bukan orang pertama kali yang mengendalikan narkotika dari balik bui. Banyak terpidana mati yang melakukan hal yang sama. Seperti Benny Sudrajat, terpidana mati yang membangun lagi pabrik narkobanya dari balik LP Nusakambangan. Benny hingga saat ini belum masuk prioritas eksekusi mati.

detikNews|Indah Mutiara Kami