JOGLOSEMAR.CO Berita Utama BNN Wacanakan Perlunya Tes Narkoba Bagi Pelajar

BNN Wacanakan Perlunya Tes Narkoba Bagi Pelajar

295
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SRAGEN– Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah mewacanakan perlunya tes urine di kalangan pelajar menengah. Hal itu dilakukan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan pelajar konsumsi narkoba menyusul kian maraknya peredaran narkoba di masyarakat maupun pelajar belakangan ini.
Hal itu disampaikan Kepala BNN Jateng, Komisaris Besar Polisi Sutarmono kepada Joglosemar, Minggu (9/2/2015). Menurutnya, wacana untuk menggelar tes urine di pelajar menengah utamanya SMA/K memang sempat muncul lantaran indikasi peredaran narkoba di kalangan pelajar sudah semakin memprihatinkan.
Akan tetapi mengingat tes urine itu membutuhkan anggaran yang besar, kemungkinan belum bisa dilakukan dalam tahun dekat ini. Sebagai alternatifnya, BNN nantinya akan menggandeng semua sekolah menengah untuk lomba bebas narkoba dengan suntikan dana masing-masing sekolah Rp 10 juta.
“Sebenarnya wacana kita memang sangat perlu dilakukan tes urine terhadap pelajar agar bisa mendeteksi mana yang sudah terpengaruh narkoba. Tapi karena itu butuh dana besar, nanti akan diformat lomba bebas narkoba dulu. setiap sekolah kita beri dana strimulan Rp 10 juta nanti akan dilakukan penilaian,” ujarnya.
Menurutnya, tes urine maupun lomba itu memang beberapa upaya yang dilakukan BNN untuk menekan dan mencegah peredaran narkoba di kalangan pelajar. Sebab, fenomena yang terjadi saat ini, mafia peredaran narkoba tidak lagi mengincar kalangan swasta atau yang sudah bekerja namun juga sudah merasuk ke pelajar sekolah.
Terpisah, Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman juga menganalisa indikasi peredaran narkoba ke kalangan generasi muda atau pelajar memang sudah dalam tahap memprihatinkan. Karenanya, ia juga menggagas perlunya deklarasi dengan menggandeng kepolisian, TNI, dinas pendidikan dan pihak terkait serta pelajar untuk bersama-sama memerangi narkoba.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Sragen, Moh. Sauman menilai tes urine ke pelajar di SMP/SMA belum perlu. Sebab menurutnya jumlah pelajar yang terindikasi juga diyakini belum begitu banyak, tes urine juga butuh dana besar dan justru dikhawatirkan bisa berdampak terhadap psikologis anak yang positif maupun orangtuanya.
” Kalaupun ada, saya rasa masih bisa dan akan lebih baik ditangani lewat konseling di sekolah. Guru konseling saya yakin bisa mendeteksi mana anak-anak yang terdeteksi menggunakan. Kalau di tes urine nanti dampaknya akan membebani psikis individu pelajar yang positif maupun keluarga karena hasilnya disiarkan dan semua akan tahu,” jelasnya.
Wardoyo
Gejala Fisik Pelajar Terindikasi Narkoba:
— Sering terlihat overacting, banyak ngomong
— Kadang lebih suka menyendiri dan terlihat murung
— Tubuh terlihat sering lesu, wajah sedikit pucat
— Mata sayu dan terlihat sering berkaca-kaca
— Banyak mengeluarkan keringat dingin (salah satunya di telapak tangan)

ANTARA