JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Buang Sampah Sembarangan di Banyudono, Siap Kena Denda Rp 300 Ribu

Buang Sampah Sembarangan di Banyudono, Siap Kena Denda Rp 300 Ribu

326
BAGIKAN
Sampah Tutup Seperempat Badan Sungai
Ilustrasi

BOYOLALI– Masih banyaknya sampah yang dibuang ke sungai di wilayah Kecamatan Banyudono, membuat warga geram. Kali ini giliran warga Dukuh Bantulan, Desa Jembungan yang bereaksi keras, dengan mendenda pembuang sampah yang tertangkap basah sebesar Rp 300 ribu.

Banyaknya sampah yang dibuang di sungai selain membuat kotor dan tak sedap dipandang, juga rentan menjadi sumber penyakit. Menurut Sartono (48), warga Dukuh Bantulan, sudah beberapa kali warga bersama kelompok sadar wisata Pengging, serta UPT Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumber Daya Mineral (DPU ESDM) Boyolali bergotong royong membersihkan sampah dari sungai yang melintasi desa mereka. Tetapi sampah-sampah tersebut masih tetap saja menumpuk.
“Masih saja ada yang nekat dan tak sadar lingkungan, membuang sampah ke sungai,” keluh dia, Minggu (22/2/2015).
Kesal karena sungai digunakan sebagai tempat pembuangan sampah, warga kemudian sepakat memasang tanda larangan buang sampah di sungai. Menurut Sumarjo, Ketua Rt 04 Rw 01, Dukuh Bantulan, Jembungan, pemasasangan tanda larangan membuang sampah di sungai merupakan keputusan bersama warga.
“Warga sudah kesal karena berkali-kali himbauan diberikan tetap saja buang sampah ke sungai,” terang dia.
Pihaknya menduga, pembuang sampah tersebut mayoritas warga luar kampung. Biasanya sampah-sampah tersebut dibuang saat malam hari dengan melemparkan plastik berisi sampah ke sungai. Dirinya bahkan mengaku pernah memergoki pelaku buang sampah ke sungai. Saat itu pelaku dengan mengendarai sepeda motor langsung melempar sampah ke sungai saat melintasi jembatan.
“Saya teriak minta dia berhenti, tapi malah langsung ngebut kabur,” jelas dia.Dengan pemasangan papan peringatan ini, menurut Sumarjo juga diberlakukan sanksi bagi pembuang sampah yang tertangkap basah. Sanksinya yakni dengan denda Rp 300 ribu, yang nantinya akan diserahkan ke kas RT. Dengan sanksi ini, diharapkan mampu membuat jera pelaku.
Ario Bhawono