JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Bunuh Sang Nenek dengan Sadis, Riswanto Dituntut 15 Tahun Penjara

Bunuh Sang Nenek dengan Sadis, Riswanto Dituntut 15 Tahun Penjara

261
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi

BOYOLALI – Riswanto (24), terdakwa kasus pembunuhan atas nenek kandungnya sendiri dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) hukuman penjara selama 15 tahun. Tuntutan tersebut dibacakan JPU Sri Wahyuningsih dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Boyolali, Kamis (26/2/2015).

Dalam tuntutannya, JPU menyatakan dari fakta-fakta persidangan, terdakwa warga Dukuh Seling, Desa Karangjati, Kecamatan Wonosegoro tersebut, terbukti tega membunuh nenek kandungnya, Ngatiyem (70), hanya demi merebut harta warisan. Menurut Wahyuningsih, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap korban.

“Terdakwa dituntut 15 tahun penjara,” ungkap JPU.

Fakta persidangan yang terungkap di antaranya perbuatan pembunuhan dilakukan pada Jumat 3 November 2014. Korban dibunuh dengan cara membekap menggunakan sarung bantal yang dilumuri racun serangga. Usai melakukan perbuatan keji itu, terdakwa berupaya menghilangkan barang bukti sarung bantal tersebut dengan membuangnya ke kebun belakang rumah.

Pembunuhan tersebut sudah direncanakan terdakwa sebelumnya. Bahkan terdakwa juga sudah beberapa kali berupaya melakukan pembunuhan kepada nenek yang sudah memeliharanya sejak kecil itu. Percobaan pembunuhan sebelumnya dilakukan terdakwa dengan cara menaruh racun di minuman neneknya, tetapi upaya tersebut tidak berhasil.

“Yang meringankan bahwa terdakwa sudah menyesali perbuatannya dan pihak keluarga sudah memaafkan,” jelas dia.

Sementara itu, atas tuntutan JPU, terdakwa Riswanto yang didampingi kuasa hukumnya, Thontowi Jauhari menyatakan akan menyampaikan pledoi (pembelaan) pada sidang selanjutnya.

Ario Bhawono