JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Buya Syafii: Jadi Biang Kerok, Sebaiknya Kabareskrim Diganti Saja

Buya Syafii: Jadi Biang Kerok, Sebaiknya Kabareskrim Diganti Saja

262
BAGIKAN
Warga bersama mahasiswa menggelar aksi dukungan terhadap KPK, Kamis (22/01/2015) di Bundaran Gladag Solo | Foto: Maksum N F
Warga bersama mahasiswa menggelar aksi dukungan terhadap KPK, Kamis (22/01/2015) di Bundaran Gladag Solo | Foto: Maksum N F

JAKARTA– Ketua Tim 9 Buya Syafii Maarif menyarankan Kabareskrim Komjen Budi Waseso untuk dicopot saja. Buya menilai, Kabareskrim merupakan biang kerok terjadinya kriminalisasi terhadap pimpinan KPK.

“Iya dicopot, karena itu biang keroknya. Itu bisa dilihat kelakuannya toh. Kan dia yang melakukan kriminalisasi itu. Sangat jelas,” kata Buya usai Seminar ‘Fikih dan Tantangan Kepemimpinan dalam Masyarakat Majemuk’ di Hotel Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2015).

“Sudah kita sampaikan ini ke presiden. Tapi kita tidak bilang copot. Ya pada tahu lah, presiden tahu, Wakapolri tahu, di mana biang kerok ini, ya dihentikan dong,” lanjutnya.

Jika Bareskrim masih ngotot mengusut kasus-kasus yang melibatkan pimpinan dan penyidik KPK, maka sebaiknya Presiden langsung memanggil Kapolri untuk menghentikan hal itu. Apalagi kasus-kasus yang disangkakan kepada pimpinan KPK merupakan kasus kecil.

“Presiden bisa memanggil lagi Wakapolri, supaya dihentikan. Itu kan kasusnya anak bawang, kecil-kecil saja. Yang besar (malah) kita lupakan,” jelas Buya.

“Jangan kita dikecoh yang kecil kecil supaya para koruptor dan pengusaha hitam menghabisi bangsa ini,” tegasnya.

 detikNews|Rina Atriana