JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Cegah Kecelakaan Sumur dengan Memperhatikan Petunjuk Ini

Cegah Kecelakaan Sumur dengan Memperhatikan Petunjuk Ini

329
BAGIKAN
Ilustrasi kecelakaan sumur | Aris Triyono
Ilustrasi kecelakaan sumur | Aris Triyono

SOLO – Dua orang warga Teras, Boyolali, mati lemas saat menguras sumur, Minggu (8/2/2015). Kejadian seperti itu cukup sering terjadi, dan seharusnya bisa dicegah dengan teknik-teknik pengamanan yang cukup sederhana.

Gohan Wijayana, anggota Badan SAR Nasional (Basarnas) di Pos Surakarta membagikan tips-tips aman menguras sumur sebagai berikut:

  • Jangan memasukkan diesel ke lubang sumur. Cara ini terkadang sulit dihindari, terutama jika sumur terlalu dalam. Cara yang aman gunakan pompa listrik yang memang khusus untuk menyedot air dari dalam tanah.
  • Jika harus masuk ke dalam sumur, sebelumnya periksa kadar oksigen cukup. Caranya bisa dengan memasukkan binatang kecil, jika bertahan hidup berarti ada oksigen. Untuk menyegarkan dan menambah oksigen di dalam lubang sumur, gunakan seikat besar daun dan julurkan ke dalam sumur berulang-ulang dengan tali, atau guyurkan air berkali-kali.
  • Periksa juga apakah dinding sumur cukup kokoh dari kemungkinan runtuh. Jangan lupa bawa lampu senter untuk penerangan.
  • Jika masuk ke dalam sumur, ikat tubuh dengan tali dan tempatkan orang orang untuk menjaga. Jika pingsan, bisa langsung ditarik ke atas.
  • Jika jatuh korban di dasar sumur, jangan gegabah masuk untuk menolong. Serahkan pada petugas terlatih.

Gohan menyebut, musibah sumur dengan korban lebih dari satu, biasanya korban kedua dan seterusnya berniat untuk menolong korban pertama.

“Setiap tahun selalu ada 2-3 kasus seperti itu, umumnya pada ujung musim kemarau saat sumur mulai kering banyak yang ingin menguras atau memperdalam sumur,” ujarnya.

Ari Kristyono