JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Demam Batu Akik, Batu Asal Aceh Ini Dibanderol Rp600 Juta

Demam Batu Akik, Batu Asal Aceh Ini Dibanderol Rp600 Juta

390
BAGIKAN
Ilustrasi: Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
Ilustrasi: Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

BOOMING batu akik melanda seluruh pelosok Indonesia. Dari provinsi paling Barat Aceh, sejumlah batu berharga selangit muncul. Hal ini terkuak lewat Atjeh Batee Festival (Festival batu Aceh) yang digelar di Hotel Palace Banda Aceh.

Salah satu batu berharga ratuan juta rupiah yakni Giok Natural Gold asal Bener Meriah, Aceh. Batu seberat 16 Kilogram ini dibanderol dengan harga Rp600 juta.

Seorang penjaga stand dan kolektor batu, Aman Aga, mengatakan, batu jenis Natural Gold ini milik Bupati Bener Meriah, Ruslan Abdul Gani. Batu ini memiliki warna yang indah, bening kekuning-kuningan dan kadar kekerasan mencapai lebih 7 moh. Batu ini pernah ditawar oleh seorang pembeli dengan harga Rp300 juta tapi Aman enggan melepasnya.

“Ada yang tawar Rp300 juta tapi saya tetap mempertahankan Rp600 juta,” kata Aman kepada wartawan, Jumat (6/2/2015).

Batu yang ditemukan sekitar 20 tahun silam ini dipamerkan di stand milik Aman. Selain Natural Gold, Aman juga mengoleksi jenis batu lain yang harganya juga ratusan juta seperti Idocrase jenis solar super. Warnanya kecoklatan serta memiliki giwang yang bagus dan kebeningan yang baik.

Solar super seberat 13kg miliknya ini dibanderol dengan harga Rp300 juta. Batu tersebut juga memiliki kekerasan mencapai 7 moh. “Koleksi saya semua mencapai 40kg dengan berbagai jenis macam batu. Kalau ditotalkan semuanya Rp2 miliar lebih,” ungkapnya.

Detik