JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Derby Jawa Tengah Berpeluang Lebih Cepat

Derby Jawa Tengah Berpeluang Lebih Cepat

258
BAGIKAN
Persis Solo saat berjumpa PSIS Semarang pada musim lalu di Stadion Manahan Solo. Foto : Maksum NF
Persis Solo saat berjumpa PSIS Semarang pada musim lalu di Stadion Manahan Solo. Foto : Maksum NF

SOLO – Persis Solo dan PSIS Semarang pada musim lalu jadi rival di fase grup. Dua pertandingan yang mempertemukan kedua tim selalu berlangsung panas.

Pada musim ini, kedua tim berpeluang jumpa sebelum kompetisi dimulai. Hal ini setelah Persis Solo dan PSIS Semarang mencapai kesepakatan awal soal menggelar uji coba kandang dan tandang pada bulan ini.

“Memang benar kami sudah ada pembicaraan dengan mas Yoyok (CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi) tentang jadwal. Kedua tim juga sudah sepakat untuk bertanding 15 Februari dan 22 Februari. Tapi untuk di Solo tetap harus nunggu surat dari Komdis PSSI. Semoga surat tertulis segera keluar dan kita bisa menggelar pertandingan di Solo,” ucap Koordinator Seleksi Persis Solo Totok Supriyanto, Selasa (10/2/2015) siang.

Kedua tim ini termasuk paling cepat dalam memulai pembentukan tim. Bila PSIS sudah bergerak sejak akhir tahun lalu, Persis Solo mulai penjaringan pemain pada pekan kedua Januari. Pergerakan itu membuat Persis Solo dan PSIS sama-sama mengagendakan laga uji coba pada pekan ini.

Sebelum menghadapi Persis Solo, PSIS Semarang sudah menggelar uji coba lawan kontestan Indonesia Super League (ISL), Persija Jakarta di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (7/2/2015) lalu. Sementara Persis Solo baru menggelar laga uji coba lawan tim lokal.

Pada Rabu (11/2/2015) sore, Persis Solo akan mulai menyiapkan skema sebelum jumpa PSIS Semarang. Tim besutan Aris Budi Sulistyo ini akan menjamu tim muda Solo Football Academy di Stadion Manahan Solo. Meski bermateri pemain dibawah 20 tahun, SFA siap memberi perlawanan pada skuad bayangan Persis Sol ini.

“Pemain yang akan kami tampilkan rata-rata dibawah 20 tahun. Semoga pertandingan bisa berjalan menarik,” tutur Pemilik SFA Q Erick Masykuri.

Nofik Lukman Hakim