JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Di Akhir Hidupnya, Djudjuk Aktif Mencari Tuhan

Di Akhir Hidupnya, Djudjuk Aktif Mencari Tuhan

713
BAGIKAN
Sejumlah pelayat memberikan penghormatan kepada Djudjuk Djuwariah Srimulat di kediamannya Gremet 04/XI Manahan Solo, Jumat (6/2/2015) malam_Foto_Maksum N F
Sejumlah pelayat memberikan penghormatan kepada Djudjuk Djuwariah Srimulat di kediamannya Gremet 04/XI Manahan Solo, Jumat (6/2/2015) malam_Foto_Maksum N F

SOLO – Di ruas akhir perjalanan hidupnya, primadona Srimulat, Djudjuk Djuwariyah memang tak terlalu sering muncul di pentas seni yang mewarnai sebagian besar hidupnya. Warga Solo sering melihat, Djudjuk lebih aktif di kegiatan kerohanian Kristen.

“Bu Djudjuk itu sudah agak lama aktif di gereja kami, beliau membantu melayani kebaktian berbahasa Jawa,” tutur Hermani, salah seorang jemaat GBI Keluarga Allah, salah satu gereja terbesar di Solo.

Quirinto, menantu Djudjuk pun menuturkan, tak hanya di gereja, mertuanya juga aktif di persekutuan doa. “Beberapa waktu lalu Mama mengadakan persekutuan di rumah,” ujarnya.

Djudjuk pun mengakui, kedekatannya dengan Sang Pencipta membawa perubahan dalam kehidupannya. “Lebih tenteram, karena ada kedamaian,” katanya di sela-sela kebaktian Natal Oikumene — sebuah gerakan lintasgereja — di Solo dua tahun lalu.

Kesehatan Djudjuk belakangan ini cukup rapuh, sebelum dia berpulang, Jumat sore di RS Panti Rapih Yogyakarta. “Yang terakhir ini, ketahuan Mama mengidap kanker, tapi sudah telanjur stadium 4,” imbuh Quirinto.

Ari Kristyono