JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Di Sukoharjo Antrean Haji Sampai 2030, Anak Kelas III SD Sudah Didaftarkan

Di Sukoharjo Antrean Haji Sampai 2030, Anak Kelas III SD Sudah Didaftarkan

345
BAGIKAN
KEDATANGAN HAJI - Sejumlah Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Adi Sumarmo Solo, tiba di Bandara Adi Sumarmo, Senin (21/10). Sebanyak 374 jemaah asal Tegal itu kembali ke tanah air setelah mejalani ibadah haji di tanah suci. Joglosemar/Abdullah Azzam
KEDATANGAN HAJI – Sejumlah Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Adi Sumarmo Solo, tiba di Bandara Adi Sumarmo, Senin (21/10). Sebanyak 374 jemaah asal Tegal itu kembali ke tanah air setelah mejalani ibadah haji di tanah suci. Joglosemar/Abdullah Azzam

SUKOHARJO – Bagi warga muslim yang berniat menunaikan ibadah haji bakal menunggu lebih lama lagi. Bagi calon jamaah haji yang mendaftar sekarang, harus rela menunggu selama 15 tahun. Bahkan anak-anak yang masih kelas III SD sudah mulai didaftarkan.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Sukoharjo, Ihsan Muhadi mengatakan antrian pemberangkatan hingga 2030 ini dipengarui banyaknya pendaftar. Sementara kuota yang tersedia sangat terbatas. Untuk bulan Januari 2015 Kemenag Sukoharjo mencatat 150 pendaftar calon jamaah haji. Sedangkan, total pendaftar terhitung sejak tahun 2014 silam mencapai 10.069 pendaftar.

Menurutnya terus meningkatnya calon jamaah haji karena tingkat ekonomi masyarakat juga semakin membaik. Bahkan program sertifikasi guru ditengarahi menjadi faktor meningkatnya pendaftar jamaah haji baru-baru ini. “Pendaftar bisa mencapai 40 sampai 50 dalam satu bulan,” kata Ihsan, Rabu (11/2/2015).

Dikatakan, lantaran antrean yang sangat panjang itu, ada orang tua yang sengaja mendaftarkan anaknya yang masih kelas III SD. Namun, ihsan tidak merinci berapa anak SD yang sudah didaftarkan sebagai calon jamaah haji. Pendaftaran anak dibawah umur ini memperhitungkan batas usia 18 tahun yang diatur UU No. 13/2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah haji.

“Ada anak kelas 3 SD yang sudah didaftarkan orang tuanya. Tapi tidak begitu signifikan. Yang penting saat berangkat nanti sudah lebih umur 18 tahun,” terang Ihsan.

Dikatakan, kuota tahun ini menurun dibanding musim haji tahun 2014 silam. Untuk tahun ini, kuota di Kota Makmur menyusut menjadi 485 orang dari kuota tahun sebelumnya 610 orang. Ihsan merinci, 485 calon jamaah haji Sukoharjo 2015 tercatat 33 orang dari Kecamatan Baki, 31 orang dari Kecamatan Bendosari, 3 orang Kecamatan Bulu dan dari Kecamatan Gatak tercatat 16 orang.

Sedangkan dari Kecamatan Grogol sebanyak 49 orang, Kecamatan Kartasura 112 orang, Kecamatan Mojolaban 34 orang, Kecamatan Nguter 24 orang, Kecamatan Polokarto 57 orang, Kecamatan Sukoharjo 74 orang, Kecamatan Tawangsari 15 orang dan dari Kecamatan Weru sebanyak 37 orang.

“Dari 485 orang tersebut diperkirakan ada 5 calon jamaah akan menunda keberangkatan. Lima orang tersebut sudah menginformasikan ke kami,” lanjutnya.

Sofarudin